Pemandangan orang yang merokok sambil menikmati secangkir kopi memang tidak asing di lingkungan sekitar, terutama bagi kaum pria kebiasaan seperti ini kerap dilakukan sambil mengobrol dengan teman atau rekan kerja.

Bagi sebagian orang, merokok sambil meminum kopi adalah kenikmatan yang tidak ada bandingannya. Namun kenikmataan yang didapat dari kombinasi kopi dan rokok sebanding dengan risikonya yang dapat menghambat aliran darah dan mempercepat kerusakan jantung.

Meskipun kopi dan rokok dapat menjadi simultan, namun karena efeknya sama maka kafein dalam kopi serta nikotin dalam rokok bekerja saling menguatkan. Ketika jantung bekerja terlalu cepat akibat efek kedua senyawa tersebut, maka beban yang ditanggungnya kan meningkat seningga lama kelamaan jantung akan cepat rusak.

Menurut Dr Aulia, rokok sendiri merupakan faktor risiko paling utama pada berbagai kasus gangguan jantung dan pembuluh darah. Sebagai faktor risiko serangan jantung, rokok bahkan lebih bahaya dibandingkan hipertensi dan riwayat kencing manis atau diabetes mellitus.

Selain mengancam jantung, rokok juga menjadi faktor risiko berbagai penyakit kronis lainnya terutama kanker. Sedangkan pada perempuan, berbagai senyawa racun dalam rokok juga bisa mengganggu pertumbuhan janin selama masih berada dalam kandungan.

Selain itu, penelitian tahun 2007 pernah mengungkap bahwa kopi memang bisa mempengaruhi kebiasaan merokok. Seseorang yang sedang ingin berhenti merokok sering gagal gara-gara masih minum kopi, yang dalam ingatannya terlanjur lekat dengan aktivitas merokok.

Jika Anda ingin mencegah semua ini, para ahli menyarankan untuk mulai berolahraga atau meningkatkan intensitas latihan Anda.

Source: 1, 2.

Coffeeland Indonesia