Jamur tiram putih merupakan salah satu produk pertanian yang mempunyai kandungan gizi tinggi dibandingkan dengan jamur lain. Selain kandungan gizinya yang tinggi, jamur tiram juga mempunyai manfaat untuk kesehatan sebagai protein nabati yang tidak mengandung kolesterol sehingga dapat mencengah timbulnya penyakit darah tinggi dan jantung.

Cara untuk membudidaya-nya pun tidak terlalu rumit. Jamur tiram dapat tumbuh pada media yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yaitu lignin, 2 karbohidrat (selulosa dan glukosa), nitrogen, serat, dan vitamin. Media tanam yang biasanya digunakan dalam pertumbuhan jamur tiram yaitu serbuk kayu gergaji, bekatul, jerami, sekam, tepung beras . Namun tahukah anda, ternyata ampas kopi dapat dijadikan media tanam untuk budidaya jamur tiram? Tentu  bisa, karena ampas kopi mengadung protein, nitrogen, lignin dan selulosa yang di butuhkan dalam pertumbuhan jamur tiram.

Ada beberapa keungulan dari ampas kopi ini dibandingkan dengan media tanam yang lain. Selain teksturnya yang sudah halus sehingga tidak perlu upaya untuk menghaluskannya lagi, ampas kopi juga tidak mudah terkontaminasi karena media yang basa / pahit.  Selain itu media ampas kopi tidak memerlukan tambahan bahan lainnya seperti dedak ataupun kapur yang biasanya ditambahkan jika menggunakan media serbuk gergaji. Berikut ada langkah-langkah untuk membuddayakan jamur dengan media ampas kopi.

  • Didihkan ampas kopi selama 10 – 15 menit

  • Saring, dan peras ampas kopi hingga tidak meneteskan air lagi

  • Siapkan wadah / cup yang sudah di alasi tisu
  • Pindahkan ampas kopi yang sudah diperas ke dalam wadah/cup kemudian padatkan menggunakan sendok

  • taburkan 1-2 sendok makan bibit jamur di atas cup yang sudah diisi media ampas kopi, tutup menggunakan kertas atau koran,  inkubasi selama 2 minggu

  • setelah 2 minggu, miselium jamur yang berwarna putih sudah menyebar rata. tutup kertas sudah bisa dibuka. lakukan penyiraman secara teratur pagi dan sore hari, tunggu hingga tubuh buah jamur tumbuh di atas permukaan cup.

 

Source: 1, 2

 

 

Coffeeland Indonesia