Memilih Mesin Espresso untuk Kopi Premium

Bagi penikmat kopi, mesin espresso menjadi alat yang paling penting dalam pembuatan kopi premium. Harganya pun tidak murah, sehingga anda harus menyiapkan budget untuk investasi jangka panjang. Biasanya mesin espresso yang dipilih adalah mesin yang semi otomatis yang berarti masih dilakukan tahapan lain yaitu grinder, dosing, tamping, dll.  Anda juga tidak cukup dengan mesin espresso, karena harus melengkai aksesoris lainnya seperti tamper, picther, thermometer, timer, demitasse, shot glass, knock box, dan grinder.

Sebelum memutuskan membeli mesin espresso, anda pun harus mempertimbangkan bebera hal yaitu:

  1. Membuat espresso tidak semudah yang dibayangkan. Pembuatan espresso 30 ml pun tidak langsung berhasil pada shots pertama, anda perlu bersabar dan terus berusaha. Bahkan seorang barista bisa melakukan kesalahan pada 3-5 shots awal sambil terus menyesuaikan grind setting. Waktu untuk ekstraksinya harus tepat, anda perlu telaten, dan tidak jarang pembuatan espresso mengotori tempat di sekitarnya. Bubuk kopi dapat berhamburan dan cairan espresso yang mengotori meja dan lantai jika tidak langsung dibersihkan akan membekas dan sulit untuk dibersihkan.
  2. Pastikan anda memiliki listrik berdaya di atas 3500 watt. Mesin espresso yang satu group akan memakan daya yang besar lebih dari 1200 watt. Maka jika anda memilih mesin espresso dua group, daya listrik yang dibutuhkan sekitar 4000-6000 watt.
  3. Selain itu bekerja di depan mesin espresso tidak senyaman kelihatannya. Mesin espresso akan mengeluarkan energi panas akibat dari boiler yang mendidihkan air dan anda bisa saja terkena cipratan air panasnya.
  4. Melakukan perawatan secara teratur dari mulai membersihkan group head, back flush, hingga descaling. Anda perlu memperhatikan bagian group head karena akan mempengaruhi rasa kopi. Group head yang kotor atau terpolusi oleh kotoran bekas ekstraksi kopi akan membuat rasa kopi jadi kurang enak dan mesin tidak bisa bekerja secara maksimal. Oleh karena itu, memutuskan untuk membeli mesin espresso sama dengan berkomitmen untuk merawatnya.

Adapun beberapa mesin espresso yang bisa menjadi pilihan anda tergantung kebutuhannya:

Mesin super-automatic. Semua tugas barista yaitu menggiling, memadatkan dan memanaskan dapat dilakukan oleh mesin tipe ini. Cara menggunakannya sangat mudah, hanya dengan menekan satu tombol dan mesin espresso ini akan membuat kopi sesuai menu yang dipilih. Perbedaan dari mesin super-automatic ada pada fungsional dan opsi programing-nya. Delonghi dan Jura adalah salah satu yang termasuk ke dalam tipe ini.

Mesin automatic atau mesin pod coffee memiliki ciri khas pada penggunaan kapsul untuk membuat kopi. Mesin semacam Dolce Gusto dan Nespresso termasuk ke dalam tipe ini. Mesin tipe ini bisa anda pilih jika anda membuat kopi seperlunya, penggunaannya pun lebih praktis dan keunggulan mesin-mesin tipe ini adalah desainnya yang keren dan bergaya futuristik.

Mesin semi-automatic. Mesin tipe ini disarankan untuk penggemar kopi yang ingin menikmati kopi setiap hari di rumah. Mesin espresso semi-automatic membantu penggunanya untuk menakar kopi dalam takaran yang tepat. Terdapat beberapa fungsional pada mesin tipe semi-automatic diantaranya boiler, portafilter dan sebuah lever untuk menghasilkan ekstraksi. Namun ketika menggunakan mesin tipe ini, anda tetap harus menggiling dan memadatkan (stamp) espresso sebelum mulai mengekstraksi kopi. Ada dua jenis mesin espresso semi-automatic terdiri dari manual control dan programmable doses. Ketika anda menggunakan manual control, anda perlu menghentikan mesinnya jika kopi sudah dituang sesuai kebutuhan, biasanya proses ekstraksinya sekitar 20-30 detik. Sedangkan programmable doses perlu diatur seberapa banyak ml kopi yang kita butuhkan, setelah itu mesin akan berhenti sendiri saat kopi sudah mencapai jumlah yang kita tentukan di awal. Bezzera adalah yang termasuk mesin tipe ini.

Mesin manual. Mesin espresso manual tampak elegan dan klasik. Pengguna memegang kendali penuh dalam pembuatan kopi. Penggunanya harus menggiling sendiri biji kopi, tamping, mengatur suhu dan tekanan, juga lamanya ekstraksi. Pada umumnya mesin tipe ini memiliki fitur fungsional yang lebih lengkap seperti boiler, steam pressure gauge, portafilter dan manual lever untuk mengendalikan lamanya ekstraksi espresso secara manual. La Pavoni, Gaggia, Bezzera BZ10, dan Bezzera Eagle Dome menjadi contoh mesin espresso manual. Anda disarankan memilih mesin ini, jika anda ingin belajar menjadi barista di rumah.

Mesin komersial/professional. Mesin tipe ini besar, garang dan tangguh. Anda dapat memilih mesin tipe ini jika pemakaiannya lebih technical. Para barista berpengalaman dan Coffee Shop besar yang fokus pada kualitas kopinya akan memilih mesin komersial. Selain itu, mesin tipe ini menarik sekitar 40-50 amps daya listrik dalam kapasitas 220 volts. Mesin komersil terdiri lebih dari dua groups, memiliki steam boiler (baik boiler satuan atau terpisah). Variasi mesin-mesin tipe ini adalah Bezzera Arcadia, Bezzera B2013, Rancilio, La Marzocco atau Nuova Simonelli.

Source : 1, 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *