Specialty Coffee

Jika kita bicara mengenai Kopi Specialty Grade, kita bicara mengenai kualitas kopi terbaik. Mulai dari proses penanaman kopi, hingga proses penyangraian dan penyeduhannya. Kopi jenis Arabika memiliki level kualitas kopi mulai dari grade 3 hingga Specialty Grade, bahkan ada juga yang di bawah grade 3, yang isi nya seluruh nya hanya biji kopi yang rusak dan banyak bercampur dengan sampah-sampah kopi. Biasanya kopi grade bawah digunakan oleh Industri kopi yang menjual kopi sachet. Mereka menggoreng kopi tersebut dicampur dengan beras dan jagung, lalu diproses dengan bahan pengawet dan penguat rasa.

Proses kopi mencapai level Specialty Grade sangat panjang. Biji kopi dipilih yang berasal dari buah kopi “petik merah“ artinya petani hanya memetik buah kopi yang telah matang saja. Dikumpulkan dan kemudian diproses menjadi green bean. Buah kopi petik merah akan menghasilkan aroma dan rasa kopi yang kuat dan clean. Kemudian buah kopi dimasukkan ke dalam ember, dan akan terpisah antara biji yang mengapung dan tenggelam. Buah kopi yang tenggelam artinya memiliki kualitas yang baik, yang mengapung kemudian dipisah, hanya dikumpulkan buah kopi yang tenggelam saja.

Setelah terkumpul, kemudian diproses menjadi green bean. Ada 3 metode yang umum di pakai oleh petani: Wet Process, Dry Process, dan Pulp Natural. Ketiga metode ini akan memberikan hasil akhir citarasa kopi yang berbeda. Setelah green bean selesai diproses dan dikeringkan, kemudian dilakukan Triple Pick, atau proses pensortingan green bean untuk memilih biji kopi yang berbentuk sempurna dan mulus tanpa cacat. Dalam tahapan green bean, grade tertinggi adalah Grade 1, dengan tingkat Defect/Trase (sampah) dibawah 5%.

Untuk mencapai level Specialty Grade, setelah green bean disorting, masuk ke tahap penyangraian. Tahapan ini adalah yang terpenting untuk menghasilkan citarasa kopi yang berkualitas tinggi. Kopi harus disangrai menggunakan mesin kopi modern agar menghasilkan hasil sangrai yang rata dan matang dengan sempurna. Jika menggunakan cara tradisional (penggorengan), maka bisa di pastikan hasil sangrai tidak akan rata dan matang dengan sempurna.Setelah melalui proses penyangraian, kemudian masuk ke dalam proses penyeduhan. Penyeduhan kopi harus benar agar hasil akhir untuk aroma dan citarasa menjadi sempurna. Hasil terbaik tentu dengan menggunakan Mesin Espresso, namun dengan cara kopi tubruk pun tidak akan kalah jika diproses dengan cara yang benar.

Proses panjang inilah yang membuat Specialty Grade Coffee menjadi lebih mahal dari kopi biasa. Khusus di Jakarta sendiri, kopi dengan level Specialty ini biasanya dijual dengan harga Rp.25.000-Rp.35.000 per cangkir. Untuk kopi dalam kemasan, biasanya dijual seharga Rp.250.000 – Rp.300.000 per kilogram.

***

Coffeeland Indonesia juga menyajikan Specialty Coffee, selain menyediakan seluruh kebutuhan Coffee Shop / Kedai Kopi. Anda hanya perlu menyediakan lokasi dan biaya awal paket instalasi senilai kurang lebih 150 juta rupiah. Biaya ini akan digunakan untuk membeli peralatan, pembelian bahan baku, biaya pelatihan karyawan, hingga membantu proses pemasaran. Anda dipersilahkan untuk menggunakan brand milik Anda sendiri dan tidak dibebani oleh biaya royalti apapun.

Untuk informasi lebih lanjut dan pembelian paket Kedai Kopi, silahkan hubungi via What’s App >> Silahkan Klik :

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *