MENGAPA KETINGGIAN TANAM MEMPENGARUHI KUALITAS DAN KARAKTER RASA KOPI?

Ketinggian tanam kopi menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kualitas rasa pada kopi.
credit by badungkab.go.id

Kopi dikenal sebagai minuman dengan karakteristik cita rasa yang unik dan berbeda antar kopi yang satu dengan yang lainnya. Bagi masyarakat yang awam akan kopi, pastinya menganggap kopi ini sebagai minuman pahit. Akan tetapi bagi para mereka yang mengenal kopi, begitu mengerti banyaknya jenis dan cita rasa pada kopi.  Cita rasa pada kopi dihasilkan dapat terjadi karena beberapa faktor, Seperti tanah, ketinggian, tekana udara, dan proses pasca panen. Ketinggian tanam kopi menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kualitas rasa pada kopi.

Ketinggian mempengaruhi cita rasa kopi, mengapa demikian?

Kopi yang ditanam di ketinggian lebih dari 1600 mdpl, secara fisik memiliki bentuk yang lebih padat dan garis tengah lebih merapat dan zig-zag
credit by pbs.twimg.com

Kopi yang ditanam di ketinggian lebih dari 1600 mdpl, secara fisik memiliki bentuk yang lebih padat dan garis tengah lebih merapat dan zig-zag. Hal tersebut terjadi karena tingkat kelembapan dan kondisi udara yang mempengaruhi terhadap pertumbuhan kopi yang cenderung lambat. Pertumbuhan, produktivitas, mutu, serta cita rasa kopi juga ditentukan oleh beberapa faktor, seperti sifat kimia tanah. Ketinggian lahan tanaman kopi berpengaruh terhadap curah hujan dan suhu udara. Semakin tinggi tanaman kopi, maka suhu udara akan semakin rendah dan curah hujan semakin tinggi. Keadaan iklim seperti itu membuat tanah semakin subur.

Mengapa semakin tinggi tingkat penanaman kopinya semakin baik?

Kopi yang ditanam pada ketinggian diatas 1.300 mdpl diakui memiliki karakter rasa yang berbeda, seperti tingkat keasaman, aroma dan cita rasa yang lebih bervariasi. Jika Anda sering menemukan kopi dengan cita rasa yang bervariasi, seperti acidity, aromatic, buah-buahan tropis, berries, orange, coklat, kacang, dan varian rasa lainnya, kemungkinan besar kopi tersebut memang berasal dari tanaman diatas 1.300 mdpl. Sedangkan, untuk kopi yang ditanam di ketinggian yang lebih rendah 800 mdpl memiliki tingkat keasaman (acidity) yang lebih rendah dan karakter rasa yang lebih sedikit.

Bicara soal kualitas rasa pada kopi yang dihasilkan,  tingkat ketinggian penanaman kopi hanyalah sau dari beberapa faktor penting yang mempengaruhi cita rasa pada kopi. selain faktor ketinggian, anda juga perlu memperhatikan proses- proses berikut, seperti pengolahan kopi pasca penen, roasting, sampai cara penyeduhannya, Secangkir kopi nikmat adalah serangkaian hasil perjalanan panjang yang telah melalui beberapa fase penting. Selamat menikmati kopimu:)

Untuk Pemesanan kopi,  Coffeeland Indonesia menyediakan berbagai macam kopi arabika : Arabika Aceh Gayo Specialty, Arabika Papua Wamena Specialty, Arabika Bali Kintamani Specialty, Arabika Flores Specialty, Arabika Java Specialty, Arabika Malabar Specialty, Arabika Sumatera Mandheling, Arabika Toraja Specialty, dan Arabika Blue Korintji. Kemasan mulai 250gr, 500gr dan 1Kg. Silahkan hubungi via What’s App.

  

Source: gordi.id

Leave a Reply

WhatsApp chat