Showing 1–12 of 18 results

Rp385,000.00
Rp360,000.00
Rp385,000.00
Rp385,000.00
Rp360,000.00
Rp115,000.00
Browse Wishlist
Rp360,000.00
Rp360,000.00
Rp115,000.00
Rp115,000.00
Rp125,000.00
Rp115,000.00

Jenis Kopi Arabika Terbaik Dari Berbagai Daerah Di Indonesia

Salah satu jenis kekayaan alam yang dimiliki Indonesia adalah kopi dan beberapa jenis kopi Indonesia ini gaungnya sudah terdengar luas di dunia. Indonesia bahkan sudah masuk dalam urutan ke-4 penghasil kopi terbaik kelas dunia. Sebut saja Aceh gayo, Mandheling, Toraja, Flores dan masih banyak lagi, lebih dari 15 daerah penghasil kopi unggulan Indonesia.

Kami merekomendasikan delapan jenis kopi arabika terbaik dari berbagai daerah di Indonesia yang bisa anda coba terlebih dahulu. Berikut rekomendasi kopi arabika beserta karakter dan daerahnya:

  1. Kopi Gayo

    Kopi Gayo merupakan jenis kopi Arabika yang sudah terkenal di berbagai belahan dunia. Kopi arabika gayo mempunyai rasa paling khas dan disukai dibandingkan kopi arabika yang di tanam di tempat lain. Kopi gayo mempunyai cita rasa yang tinggi yaitu dengan aroma yang nikmat serta khas, tingkat keasaman yang lebih rendah dan memiliki kepahitan yang kuat. Dilihat dari body sendiri, kopi khas Aceh ini kental, atau disebut full body.Kopi Aceh Gayo adalah kopi berjenis Arabika. Tidak hanya memiliki rasa dan wangi yang khas, jenis kopi terbaik Indonesia ini juga memiliki beberapa khasiat. Salah satunya adalah untuk menangkal radikal bebas serta memaksimalkan metabolisme tubuh.
  2. Kopi Toraja

    Kopi asal Tana Toraja ini juga sangat tersohor kenikmatannya. Rasa identik dari kopi ini ialah kecokelatan, tembakau, atau caramel. Dari segi tingkat keasaman dan bodynya medium, cocok bagi semua kalangan yang tidak suka terlalu asam atau terlalu pahit.Anda akan terkejut saat pertama kali mencobanya.  Lidah anda akan merasakan rasa pahit yang menghilang sesaat yang tidak menyisakan bekas rasa pahit di lidah. Rasa inilah yang digemari para penikmat kopi nusantara dan mancanegara.
  3. Kopi Bali Kintamani

    Selain pesona wisata yang sangat terkenal di dunia. Bali juga mempunyai permata yang tersembunyi yaitu penghasil kopi terbaik di dunia.Di daerah kintamani Bali mempunyai kopi yang memiliki ciri khas yang beda dari yang lain.Kopi Bali Kintamani bercita rasa bercampur dengan rasa buah yang tidak dimiliki oleh daerah lainnya. Bercita rasa keasaman bercampur dengan rasa segar cita rasa yang unik. Hal ini di sebabkan oleh sistem penanaman biji kopi yang bercampur dengan beraneka ragam sayuran atau yang biasa disebut dengan sistem tumpang sari.
  4. Kopi Flores

    Kopi di flores tumbuh subur karena  adanya abu vulkanik dari gunung berapi. Keunikan jenis kopi flores ialah karena rasa yang bisa dihasilkan sagat beragam mulai cokelat, spicy, tembakau, strong, citrus, bunga, hingga kayu. Dengan tekstur kental, kopi ini cenderung memiliki tingkat keasaman yang tinggi.
  5. Kopi Jawa (Java)

    Jenis kopi yang sudah mulai terkena sejak abad ke-17 ini tetap menjadi pilihan terbaik bagi para petinggi Belanda dengan aroma rempah. Proses giling basah ini juga membuat kopi Jawa sangat nikmat dan menjadi salah satu kopi berkualitas tinggi di dunia.
  6. Kopi Wamena

    Seperti namanya, jenis kopi ini tumbuh secara subur di Pegunungan Wamena dengan aroma ringan namun sangat harum karena para petani hanya memakai bahan organik untuk menanam tanaman kopi tersebut. Ciri khas dari kopi ini adalah rasanya yang sangat original tidak ada ampas, harum dan juga tidak meninggalkan rasa asam pada lidah anda. Jadi akan terasa kopi yang original, ringan tanpa ampas, harum dan tidak meninggalkan rasa asam di lidah.
  7. Kopi Mandheling

    Kopi Mandailing adalah jenis kopi yang dibawa Belanda menuju Indonesia tahun 1699 yang kemudian ditanam di Sumatera lebih tepatnya Mandailing Natal, Kabupaten Pakantan, Sumatera Utara. Kopi ini sudah sangat terkenal di dunia sejak tahun 1878 dengan cita rasa dan aroma yang sangat kuat dan hanya ditanam di dataran Mandailing saja sehingga membuat kopi ini sangatlah spesial.
  8. Kopi Malabar

    Meski kopi arabika yang satu ini ditanam di dataran yang tidak terlalu tinggi, tetapi proses pasca panennya yang rapih dan terstruktur membuat hasilnya menjadi salah satu yang terbaik. Jika lihat petani di kebunnya pasca panen, itu sangat rapi terstruktur prosesnya jadi taste-nya lebih bagus dan beragam. Ada natural process, semi wash sampai full wash process,"