VARIETAS KOPI ARABIKA YANG POPULER DI DUNIA

Seperti yang telah kita ketahui, ada tiga spesies atau jenis kopi yang menjadi komoditas populer di dunia, yaitu arabika, robusta, dan liberika. Setiap spesies kopi tersebut memiliki banyak varietas atau subspesies. Varietas kopi dapat terjadi karena mutasi alami, bisa juga karena budidaya manusia untuk menghasilkan varietas baru. Sebagian besar orang menggunakan istilah varietas, padahal semua tanaman kopi yang populer dikonsumsi adalah kultivar atau hasil budidaya. Supaya tidak keliru, kali ini kami akan mencoba menjelaskan mengenai perbedaan antara kultivar dan varietas kopi.

Varietas kopi adalah subspesies yang berasal dari pembiakan selektif atau seleksi alam dari tanaman kopi. Sebenarnya ada banyak sekali variabilitas yang dapat ditemui pada tanaman kopi; baik itu yang ditanam secara alami atau pun yang dibudidayakan.

Sedangkan Kultivar adalah semua varietas yang dihasilkan dari teknik hortikultura/pertanian dan biasanya tidak ditemukan pada populasi alami. Singkatnya, kultivar adalah varietas yang sengaja dibudidayakan. Sebagian besar varietas yang kita kenal saat ini, sebenarnya adalah kultivar. Bourbon dan Typica adalah beberapa kultivar yang paling umum ditemukan.

Berikut ini adalah beberapa varietas kopi arabika yang populer di dunia:

Source
  1. Typica

Typica merupakan varietas kopi arabika tertua. Konon, typica dan bourbon adalah biji kopi utama yang diambil dari Ethiopia dan dibawa ke Yaman. Varietas ini termasuk jenis arabika yang paling penting dan berkontribusi bagi perkembangan varietas kopi di dunia. Typica merupakan kopi arabika pertama yang masuk ke Indonesia. Varietas kopi ini dinyatakan punah karena serangan hama karat daun. Namun, masih ada varietas typica turunan di Indonesia, yaitu bergendal dan sidikalang.

  1. Bourbon

Sebagaimana typica, borboun juga merupakan varietas yang memegang peranan penting bagi perkembangan varietas kopi di dunia. Typica dan bourbon, dipercaya merupakan biji utama yang diambil langsung dari Ethiopia dan dibawa oleh orang-orang Arab ke Yaman.

Varietas ini lahir dari arabika yang dibawa oleh orang Perancis dari Yaman, kemudian ditanam di Pulau Bourbon (Pulau La Reunion). Bourbon memiliki buah yang berwarna merah. Namun, terkadang bourbon mengalami mutasi yang alami. Lahirlah dua varietas baru, yaitu yellow bourbon dan orange bourbon. Yellow bourbon memiliki rasa yang lebih asam dan lebih halus dari bourbon biasa, sedangkan karakteristik orange bourbon adalah gabungan dari yellow dan bourbon biasa.

  1. Geisha

Geisha merupakan varietas kopi arabika asli. Namanya diambil dari nama daerah di mana kopi ini pertama kali ditanam, yaitu Gesha. Daerah ini terletak di bagian barat Ethiopia. Oleh karena orang-orang sering salah ucap, nama kopi gesha berubah menjadi kopi geisha.

Kopi geisha dikenal dengan aroma jasminenya yang halus. Tingkat keasamannya lembut dan mengandung cita rasa buah-buahan. Semakin tinggi daerah perkebunannya, semakin mewah kualitas geisha tersebut.

  1. Mundo novo

Mundo novo merupakan hasil dari persilangan alami antara bourbon dan typica yang ditemukan di Sao Paulo, Brazil. Biji dari tanaman itu kemudian ditanam di kota Novo Mundo. Oleh karena itu, varietas baru yang lahir tahun 1943 tersebut dinamakan mundo novo.

  1. Caturra

Caturra merupakan mutasi alami dari varietas bourbon yang tumbuh pertama kali di Brazil. Tanaman ini berbentuk kerdil akibat mutasi. Varietas caturra ini memiliki karakter body yang halus dan tingkat kemanisan yang lebih rendah dari bourbon.

  1. Villa Sarchi

Villa sarchi merupakan mutasi dari bourbon yang tumbuh di Sarchi, sebuah kota di Kosta Rika. Varietas ini memiliki karakter rasa manis dan asam yang pas dengan fruit tones yang kuat.

  1. Tekisik

Tekisik adalah bourbon yang telah diseleksi dan dikembangkan oleh Salvadoran Institute for Coffee Research (ISIC) di El Salvador. Ukuran buah dan bijinya kecil, serta produktivitasnya rendah.

  1. Pacas

Pacas adalah mutasi alami dari bourbon. Mirip dengan caturra di Brazil dan villa sarchi di Kosta Rika. Tanaman mutasi ini memiliki gen tunggal yang menyebabkan ukurannya kecil (dwarfisme). Ukuran tanaman yang kecil mengarah ke potensi hasilnya. Penempatan tanaman satu dengan yang lainnya bisa lebih dekat sehingga memudahkan dalam proses perawatan dan pemanenan.

  1. Sidikalang

Sidikalang adalah varietas kopi arabika turunan langsung dari varietas tertua yang diambil dari Ethiopia, yaitu typica. Dahulu dibawa oleh Belanda ke Indonesia dan membudidayakannya dengan Sistem Tanam Paksa.

Sidikalang adalah sebuah kota di Sumatra Utara yang terletak di daerah pegunungan nan sejuk. Kota ini juga merupakan salah satu daerah penghasil kopi Indonesia yang namanya mungkin sudah tidak asing lagi bagi para penikmat single origin coffee. Selain sidikalang, ada lagi subvarietas dari typica asli yang tumbuh di Indonesia, yaitu bergendal, blawan, dan java.

  1. Catuai

Varietas kopi catuai memiliki buah yang umumnya berwarna merah dan kuning. Catuai memiliki tingkat keasaman yang tinggi. Varietas ini merupakan turunan dari caturra yang disilangkan dengan salah satu varietas dari Brazil, mundo novo.

Catuai dapat menghasilkan kenikmatan yang tiada tara saat diseduh, bahkan ketika bijinya di-roasting hingga gelap. Tanaman varietas catuai ini banyak dibudidayakan di Indonesia dan Amerika Selatan.

  1. Ethiopian Heirloom

Sebagai negara asal tanaman Coffea, Ethiopia masih memiliki banyak varietas kopi arabika asli yang bukan berasal dari typica. Ada ribuan varietas yang tumbuh liar di Ethiopia hasil kawin silang alami yang terjadi selama ratusan tahun. Namun, hanya sedikit informasi botani mengenai varietas-varietas ini. Untuk itu, muncullah nama heirloom, sebuah nama yang merepresentasikan varietas liar di Ethiopia.

Sebenarnya masih banyak lagi varietas kopi yang tersebar di dunia dan belum tersebutkan, dan varietas-varietas kopi yang sudah di jelaskan diatas adalah beberapa varietas yang populer dan banyak dikonsumsi jugadi perbincangkan oleh para penikmat kopi,

Untuk pemesanan, Coffeeland menyediakan Kopi Arabika asli Indonesia,  Arabika Aceh Gayo Specialty, Arabika Papua Wamena Specialty, Arabika Bali Kintamani Specialty, Arabika Flores Specialty, Arabika Java Specialty, Arabika Malabar Specialty, Arabika Sumatera Mandheling, Arabika Toraja Specialty, dan Arabika Blue Korintji. Kemasan mulai 250gr, 500gr dan 1Kg. Kami juga menyediakan mesin espresso, grinder, perlengkapan manual brewing, dan berbagai produk pembersih dan perawatan mesin kopi dan grinder untuk anda.

Anda pun bisa menjadi mitra kami. Karena Coffeeland Indonesia menyediakan seluruh kebutuhan Coffee Shop / Kedai Kopi. Anda hanya perlu menyediakan lokasi dan biaya awal paket usaha mulai dari 78 juta hingga 125,5  juta. Biaya ini akan digunakan untuk membeli peralatan, pembelian bahan baku, biaya pelatihan karyawan, hingga membantu proses pemasaran. Anda dipersilahkan untuk menggunakan brand milik Anda sendiri dan tidak dibebani oleh biaya royalti/fee apapun. Untuk informasi lebih lanjut dan pembelian paket Kedai Kopi, silahkan hubungi Tim Marketing kami, silahkan hubungi via What’s App >> Silahkan Klik : 

 

Source: 1, 2.

 

Leave a Reply