Related Posts
-
Mengenal Jenis Kopi di Indonesia: Warisan Rasa dari Tanah Tropis
Indonesia tidak hanya kaya rempah; setiap daerah punya kopi dengan karakter unik. Kenali Arabika, Robusta, Liberika, dan Ekselsa—apa bedanya, dari mana asalnya, dan bagaimana memilih yang cocok untuk seleramu. Kopi Indonesia, Cerita di Balik Setiap Butir Setiap biji kopi membawa jejak tanah, iklim, dan kebiasaan petani. Di Indonesia ada empat varietas yang tumbuh secara signifikan: …
-
PERANAN KONSULTAN DALAM BISNIS COFFEE SHOP
PERANAN KONSULTAN DALAM BISNIS COFFEE SHOP Coffeeshop merupakan trend bisnis yang semakin berkembang. Dari tahun ke tahun pertumbuhan bisnis ini sangat pesat. Pada awalnya cafe dan coffeeshop merupakan bisnis food beverages. Tapi untuk saat ini coffeeshop merupakan kategori bisnis hospitality (pelayanan). Karena untuk saat ini, yang dijual tidak hanya makanan dan minuman, tapi lebih ke pelayanan kepada konsumen. …
-
MEDIUM GRIND SIZE: UKURAN GILINGAN UNTUK SEDUHAN POUR OVER
MEDIUM GRIND SIZE: UKURAN GILINGAN UNTUK SEDUHAN POUR OVER Bagi penggemar berat kopi, mengontrol seluruh aspek penyeduhan untuk memastikan kopi mencapai cita rasa terbaiknya adalah hal yang wajib dilakukan. Dan salah satu aspek terpenting dalam penyeduhan kopi adalah grind size. Jika pada artikel sebelumnya kami sudah membahas mengenai gilingan kasar / coarse grindsize, saat …
-
PERJALANAN KOPI DARI HULU KE HILIR
PERJALANAN KOPI DARI HULU KE HILIR Sebelum dapat diseduh dan dinikmati, biji kopi mengalami perjalanan dan proses pengolahan yang panjang. Proses tersebut terdiri atas pemanenan, penjemuran, penyangraian, dan penyeduhan sampai dapat menjadi sebuah sajian minuman yang mantap. Buah kopi yang telah dipanen harus segera diolah untuk mencegah terjadinya reaksi kimia yang bisa menurunkan mutu …
-
KERJASAMA COFFEELAND INDONESIA DENGAN PT. FREEPORT INDONESIA DI TIMIKA
KERJASAMA COFFEELAND INDONESIA DENGAN PT. FREEPORT INDONESIA DI TIMIKA Amungme Gold adalah salah satu kopi ternama yang berasal dari Papua. Kopi Amungme Gold berasal dari varietas kopi arabika yang telah dibudidayakan di dataran tinggi Papua. Tepatnya, di ketinggian 1.400–2.000 meter di Gunung Nemangkawi. Masyarakat Amungme mengenal bibit kopi ini sejak tahun 1998 atas dukungan …
