fbpx

Make Your Own Coffee Shop

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN KONSEP DINE IN

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN KONSEP DINE IN

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN KONSEP DINE IN

 

Dine in memiliki arti makan di tempat. Dimana pelayan akan menghidangkan menu yang dipesan diatas meja. Konsep dine in menawarkan pelayanan serta pengalaman makan / minum dengan suasana yang berbeda. Sehingga konsep penjualan dine selalu menarik bagi pelanggan.

Kelebihan Dine In

  • Pembeli tidak perlu repot mencuci alat makan sendiri

Dine in memang secara singkat berarti makan di tempat. Pelayan akan mempersiapkan meja untuk menghidangkan menu yang sudah pembeli pesan sebelumnya.  Makanan yang sudah dipesan ini akan disajikan diatas meja lengkap dengan peralatan makan. Ketika pembeli memilih untuk dine in, maka pembeli pun sudah tidak perlu repot lagi untuk mencuci alat makannya tersebut. 

Namun, hal yang perlu kamu perhatikan sebagai pemilik bisnis kuliner ketika ada pembeli yang makan secara dine in adalah kebersihan alat makannya. Anda harus memastikan semua alat makan yang akan digunakan dalam kondisi yang benar-benar bersih. Jika terlihat alat makannya kurang bersih, maka bisa jadi pembeli akan meminta pergantian dengan yang lebih bersih. 

Selain itu, kebersihan dari outlet juga harus diperhatikan. Jangan sampai pembeli memilih untuk berpindah tempat makan hanya karena tempat usaha Anda terlihat kotor dan tidak terawat dengan baik. 

  • Menawarkan pengalaman makan ditempat yang lebih menarik

Kebanyakan pembeli yang memutuskan untuk makan diluar biasanya adalah karena tempatnya yang nyaman dan menarik. Oleh karena itu, Anda harus bisa menyediakan tempat dan suasana yang nyaman dan menyenangkan. Dengan begitu,  para pembeli akan merasa nyaman ketika menunggu pesanannya datang. Para pembeli pun bisa ngobrol seru sambil menikmati suasana sekitar. 

Terlebih jika konsep tempat makan yang Anda hadirkan memiliki banyak spot foto menarik. Tentunya akan semakin banyak pembeli yang datang berkunjung. 

  • Makanan dan minuman yang lebih fresh

Bagi Anda pelaku bisnis kuliner, tentunya kualitas makanan maupun minuman menjadi hal yang paling penting dalam penjualan. Terlebih jika konsep bisnis Anda menggunakan konsep dine in, dimana semua menu makanan dan minuman disajikan secara fresh. 

Bahkan saat ini ada beberapa cafe yang mengusung konsep open kitchen, jadi para pembeli bisa melihat langsung proses pembuatan hingga penyajiannya di atas meja. Kelebihan ini tentunya akan sangat membuat pembeli merasa senang. Karena, tidak hanya kualitas makanan dan minuman saja yang didapatkan, melainkan juga kualitas pelayanan yang memuaskan. 

Kekurangan Konsep Dine In

Selain memiliki banyak sekali kelebihan, konsep penjualan dine in juga memiliki kekurangan. Nah, berikut ini adalah beberapa kekurangan dine in yang perlu kamu ketahui. 

  • Waktu tunggu pembeli

 

Ketika pesanan yang dipesan tidak kunjung datang atau mengalami keterlambatan, tentunya dapat memicu kekecewaan pembeli. Bahkan, tidak sedikit pembeli yang memutuskan untuk meninggalkan tempat makan sebelum pesanannya datang. Hal ini tentu akan membuat Anda merugi. Oleh sebab itu, hal ini menjadi salah satu kekurangan dari dine in. 

  • Waktu makan yang terlalu lama

Perlu Anda ketahui, bahwa tidak sedikit pembeli yang datang untuk makan maupun minum akan menghabiskan waktu yang cukup lama.  Bahkan, tidak sedikit yang menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menghabiskan satu cangkir kopi saja. 

Karena hal inilah, maka para pembeli lain yang akan datang mengurungkan niatnya untuk masuk ke tempat usaha Anda. Hal ini dikarenakan ruangan atau tempat duduknya sudah penuh. 

Oleh sebab itu, ada kalanya Anda juga perlu menerapkan batas waktu makan. Namun, hal ini tentu akan menimbulkan pro dan kontra. Terlebih aturan tersebut akan mengurangi rasa nyaman dari pembeli yang datang. 

  • Outlet akan mudah menjadi kotor

Selain waktu tunggu pembeli dan waktu makan yang terlalu lama, ternyata masih ada kekurangan lain dari dine in, yakni tempat makan menjadi kotor.  Hal ini tentunya sudah sangat wajar terjadi. Namun, ketika Anda sudah menyediakan tempat sampah dan pembeli tersebut tidak membuangnya pada tempat yang sudah tersedia, tentunya akan membuat Anda kerja dua kali. \

Sejalan dengan terus meningkatnya kepopuleran coffee shop di masyarakat, inilah saat yang tepat untuk memulai usaha coffee shop /  kedai kopi dengan menggunakan brand Anda sendiri. Tidak perlu ragu memulainya, karena Coffeeland Indonesia menyediakan seluruh kebutuhan Coffee Shop / Kedai Kopi. Anda hanya perlu menyediakan lokasi dan biaya awal paket usaha mulai dari 81 juta hingga 128,5 juta. Biaya ini akan digunakan untuk membeli peralatan, pembelian bahan baku, biaya pelatihan karyawan, hingga membantu proses pemasaran. Untuk informasi lebih lanjut dan pembelian paket kemitraan, silahkan hubungi Tim Marketing melalui nomor Whatsapp 087825958155. 

 

 

Source: fnbpreneur.id