KOPI TUBRUK: KOPI KHAS NUSANTARA

 

Membahas tentang kopi memang tidak akan pernah ada habisnya. Karena ada begitu banyak jenis kopi dan sajian kopi. Di Indonesia saja, setiap daerah selalu memiliki kopi khas tersendiri. Pada saat ditanya, jenis kopi apa yang pertama kali di konsumsi. Mungkin sebagian roang akan menyebutnya kopi hitam atau kopi tubruk. Orang Indonesia sudah mengkonsumsi kopi ini sejak zaman dulu kala.

Kopi tubruk menjadi kopi hitam yang paling sederhana. Semua pecinta kopi pasti akan tahu tentang jenis kopi tradisional ini. Proses pembuatan kopi ini masih sangat sederhana dan tradisional. Tidak butuh alat seduh kopi yang mahal. Ketika menikmati kopi ini, anda juga akan menikmati ampasnya. Jadi di dasar gelas, masih akan ada ampas yang mengendap. Cara penyajiannya, hanya dengan menumbuk biji kopi sesuai selera. Bisa sampai halus atau medium, kemudian diseduh atau di siram dengan air panas yang masih mendidih. Beberapa orang suka meminumnya langsung atau dibiarkan mengendap terlebih dahulu. Di nikmati dengan gorengan yang masih hangat. Bisa di bilang jenis kopi ini, menjadi jenis kopi yang paling sederhana.

Cara membuat kopi tubruk memang sangat mudah. Tapi ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, seperti perbandingan air dan kopi harus tepat agar dapat menghasilkan cita rasa kopi yang nikmat.

Cara Membuat Kopi Tubruk

  • Tentukan Porsi Biji Kopi yang Tepat

Perbandingan biji kopi sekitar 1 banding 15 dengan jumlah air. Misalnya, 10 gram kopi untuk 150 mililiter air.

  • Giling Kopi Dengan Tingkat Kehalusan Medium

Gilinglah kopi dengan tingkat kehalusan medium (sedang), biji kopi kasar akan mudah pahit atau terlalu matang saat diseduh, sebaliknya kalau terlalu kasar lebih lama matangnya dan terasa lebih asam.

  • Seduh Dengan Air Panas Diatas 93 Derajat Celcius

Gunakanlah air dengan suhu panas diatas 93 derajat celcius. Jika Anda merasa sulit untuk mengukur suhunya, rebuslah air sampai benar – benar mendidih sempurna. Jangan pernah menggunakan air panas melalui dispenser, karena suhu yang dihasilkan tidak maksimal. Kemudian, tuangkan air panas mendidih tadi secara perlahan kedalam mug atau gelas kopi.

  • Tunggu Sekitar 2 Menit, Lalu Diaduk Merata

Setelah kopi dituang kedalam mug, jangan buru – buru diaduk, tunggulah sekitar 2 – 4 menit agar air dan kopi meresap sempurna.

 

Keunikan rasa yang dihasilkan dari metode kopi tubruk ini adalah pada body dan richness-nya. Durasi waktu ekstraksi berlangsung lama karena bubuk yang dicelupkan menghasilkan body dan rasa yang kuat. Tak sedikit para pecinta kopi yang menyukai metode ini karena tidak membutuhkan alat seduh khusus dalam prosesnya.

Menyeduh dengan metode tubruk sangat mudah, Anda hanya membutuhkan kopi yang sudah digiling, air panas, gelas, dan grinder.

Kopi tubruk merupakan warisan budaya Nusantara yang masih bertahan hingga saat ini. Banyak penikmat kopi yang memilih menyeduh kopi cara ini karena kopi tubruk akan menampilkan karakter kopi dan cita rasa yang sesungguhnya.

Untuk pembelian produk kopi Coffeeland Indonesia menyediakan Kopi Arabika asli Indonesia seperti Arabika Malabar SpecialtyArabika Mandheling Specialty, Arabika Aceh Gayo SpecialtyArabika Papua Wamena Specialty, Arabika Flores Specialty, Arabika Java SpecialtyArabika Toraja Specialty, dan Arabika Bali Kintamani Specialty. Tersedia dalam kemasan 120 gr, 250 gr, dan 1Kg. Untuk informasi lebih lanjut dan pembelian produk silahkan hubungi Tim Marketing kami via What’s App atau melaui E-commerce kami.

 

 

 

Source: coffindo.id