MENGENAL APA ITU SPECIALTY COFFEE

Menyesap kopi bagi sebagian orang menjadi ritual pagi yang tak boleh dilewatkan. Ada yang beranggapan bahwa kopi apapun itu dapat menemani mereka, tapi ada pula yang mencari kopi spesialti. Apa itu kopi spesialti?

Kopi spesialti atau speciality coffee adalah kopi dengan kualitas baik. Kualitas ini dinilai bukan berdasarkan komentar penggemar kopi tapi dinilai oleh seorang Q Grader bersertifikat. Kopi ini diproses secara khusus dengan ketentuan khusus pula mulai dari proses awal kopi ditanam sampai disajikan dalam cangkir. Q Grader adalah titel yang diberikan pada orang yang telah melewati serangkaian tes dan layak menyematkan ‘gelar’ speciality pada suatu jenis kopi.

Berikut syarat sebuah kopi bisa dikategorikan sebagai grade kopi specialty :

  1. Petik merah. Kopi yang dipetik ketika dipanen wajib yang sudah berwarna merah saja, yang kemudian diproses menjadi green bean.
  2. Memiliki total defect <4%. Jika dalam 1kg green bean kopi specialty, maka total defect atau biji yang rusak tidak boleh lebih dari 40gr.
  3. Memiliki nilai cupping test >80. Oleh sebab itu, harga biji kopi specialty biasanya cenderung lebih mahal dibandingkan dengan biji kopi kualitas lain. Karena memang rasa dan kualitas yang didapat sesuai dengan harga yang dikeluarkan

Jika kita bicara mengenai Kopi Specialty Grade, kita bicara mengenai kualitas kopi terbaik. Mulai dari proses penanaman kopi, hingga proses penyangraian dan penyeduhan nya. Berikut ini adalah beberapa tahapan proses hingga secangkir kopi bisa disebut sebagai specialty grade.

  1. Biji kopi berasal dari buah kopi “petik merah“. Artinya petani hanya memetik buah kopi yang telah matang saja. Dikumpulkan dan kemudian di proses menjadi green bean. Buah kopi yang petik merah akan menghasilkan aroma dan rasa kopi yang kuat dan clean.
  2. Buah kopi di masukkan ke dalam ember, kemudian akan terpisah antara biji yang mengapung dan tenggelam. Buah kopi yang tenggelam artinya memiliki kualitas yang baik, yang mengapung kemudian di pisah, hanya dikumpulkan buah kopi yang tenggelam saja.
  3. Setelah terkumpul, kemudian di proses menjadi green bean. Ada 3 metode yang umum di pakai oleh petani: Wet Process, Dry Process, dan Pulp Natural. Ketiga metode ini akan memberikan hasil akhir citarasa kopi yang berbeda. Khusus untuk Kopi Luwak, metode pengolahan biasanya menggunakan Wet Process.
  4. Setelah green bean selesai di prose dan dikeringkan, kemudian dilakukan Triple Pick, atau proses pensortingan green bean untuk memilih biji kopi yang berbentuk sempurna dan mulus tanpa cacat. Dalam tahapan green bean, grade tertinggi adalah Grade 1, dengan tingkat Defect/Trase (sampah) dibawah 5%. Hampir tidak ada yang menjual green bean dengan defect nol persen, jika ada, maka green bean tersebut sudah masuk ke level Gourmet Coffee, dan harganya akan sangat mahal.
  5. Untuk mencapai level specialty grade, setelah green bean di sorting, masuk ke tahap penyangraian. Tahapan ini adalah yang terpenting untuk menghasilkan citarasa kopi yang berkualitas tinggi. Kopi harus di sangrai menggunakan mesin kopi modern agar menghasilkan hasil sangrai yang rata dan matang dengan sempurna. Jika menggunakan cara tradisional (penggorengan), maka bisa di pastikan hasil sangari tidak akan rata dan matang dengan sempurna.
  6. Setelah melalui proses penyangraian, kemudian masuk ke dalam proses penyeduhan. Penyeduhan kopi harus benar agar hasil akhir untuk aroma dan citarasa menjadi sempurna. Hasil terbaik tentu dengan menggunakan Mesin Espresso, namun dengan cara kopi tubruk pun tidak akan kalah jika di proses dengan cara yang benar.

Untuk Specialty Coffee dapat dipesan di Coffeeland Indonesia. kami juga menyediakan Arabika Aceh Gayo SpecialtyArabika Papua Wamena Specialty, Arabika Bali Kintamani SpecialtyArabika Flores Specialty, Arabika Java SpecialtyArabika Malabar Specialty, Arabika Sumatera Mandheling, dan Arabika Toraja Specialty.. Kemasan mulai 250gr, 500gr dan 1Kg.

  

Source: 1, 2

Leave a Reply