TRIK MERUBAH KOPI MENJADI MINUMAN BERPROTEIN

Bagi para pecinta kopi, cara sempurna memulai hari adalah dengan menikmati secangkir kopi. Tendangan kafein pada kopi tentunya dapat membuat mereka lebih bersemangat. Saat ini banyak sekali bahan tambahan untuk di campurkan kedalam kopi, agar cita rasanya semakin nikmat, mulai dari susu, krimer, syrup, gula merah, ice cream, dan masih banyak lagi.

Namun, saat ini ada beberapa tambahan bahan yang dapat merubah kopi  menjadi minuman ‘super’, selain hanya sebagai minuman rutin di pagi hari.

Misalnya saja dengan menambahkan asupan protein tambahan melalui kopi. Tidak ada salahnya menambahkan protein di dalam kopi, karena protein merupakan salah satu dari beberapa makronutrisi yang penting untuk tubuh.

Berikut beberapa trik yang dapat anda coba untuk membuat kopi jadi semakin nikmat dan bermanfaat.

1. ‘Bulletproof coffee’

Butter tak hanya dimanfaatkan sebagai campuran kue, tapi juga campuran minuman kopi. Kopi yang ditambahkan butter populer dengan sebutan ‘bulletproof coffee’.

Cara membuatnya pun sederhana. Campur secangkir kopi hitam dan butter dengan kandungan laktosa susu yang sedikit.

Selain menambahkan asupan protein, kopi dengan butter ini mampu membuat perut terasa kenyang lebih lama dan membantu pembakaran lemak dalam tubuh dengan meningkatkan produksi keton.

2. Kopi telur

Sajian kopi ditambah telur bukan barang baru di Indonesia, khususnya bagi orang Minangkabau. Di Sumatera Barat, orang-orang menikmati kopi dan telur yang dikenal dengan nama ‘kopi talua’.
Minuman ini berupa campuran kuning telur, bubuk kayu manis, dan susu kental manis. Setelah dikocok hingga mengembang, air seduhan kopi yang panas disiramkan pada campuran tadi dan kopi siap dinikmati.

Di belahan bumi lain, capuran seperti ini dikenal di kalangan orang Skandinavia. Mereka biasa mencampur telur mentah, bubuk kopi, dan air panas hingga rata. Kopi dan telur dapat jadi solusi kebutuhan protein.

3. Krimer

Jika menginginkan sesuatu yang praktis, anda dapat menambahkan krimer pada kopi hitam. Dengan begitu, kopi akan menghadirkan citarasa tambahan seperti susu yang tak terlalu manis.

4. Spirulina

Spirulina pada dasarnya terbuat dari alga dan berwarna hijau kebiruan. Spirulina dapat ditambahkan pada secangkir kopi untuk memperoleh asupan protein. Tak hanya itu, spirulina juga dapat menambah asupan magnesium dan potasium.

5. Susu kedelai

Buat sebagian penikmat kopi, susu jadi komponen yang tak boleh ditinggalkan. Namun, untuk asupan protein yang lebih ‘nendang’, anda dapat mengganti susu sapi biasa dengan susu kedelai.

Berdasar studi dari Journal of Food Science and Technology, susu kedelai mengandung 7-12 gram protein dalam 8 ons sajian.

6. Selai kacang

Kopi memang nikmat jika disajikan dengan roti selai kacang atau cokelat. Namun, kini anda tak perlu repot lagi, sebab selai kacang dapat dicampurkan dengan secangkir kopi.

Secangkir kopi dapat disulap menjadi minuman mochadengan selai kacang dan cokelat. Rasa manis, pahit, dan gurih kacang mampu memberikan asupan kafein dan protein sekaligus

LesLee K. Funderburk, Ph.D., R.D., dari departemen family and consumer sciences Baylor University, AS, mengatakan,meski sumber protein terbaik tetaplah makanan seperti telur, daging, atau susu, menambahkan protein kedalam kopi bisa menjadi cara yang baik untuk meningkatkan asupan protein jika menu makan anda sehari-hari masih kurang.

Jika anda merasa asupan protein dalam tubuh anda kurang, tidak ada salahnya menambahkan protein pada kopi. Namun, jika anda sering mengkonsumsi daging atau sumber protein lain, let coffee be what it is.

Source: 1, 2.

Leave a Reply