MENGENAL 3 MACAM CARA DALAM MENGOLAH KOPI

Tidak diragukan lagi bahwa kopi adalah minuman favorit sejuta umat. Terbukti dengan banyaknya kedai kopi di berbagai dunia. Perjalanan kopi dari masih berbentuk biji hingga menjadi minuman siap dinikmati, melewati serangkaian tahapan pengolahan kopi. Proses pengolahan kopi yang baik sangat mempengaruhi hasil kualitas cita rasa kopi nantinya. Banyak sekali metode-metode yang dapat anda gunakan dalam pengolahan kopi dengan rasa dan ciri khasnya masing-masing. Apa saja cara dalam mengolah biji kopi?

Berikut jawabannya:

Natural Process

proses pengeringan kopi tanpa pengupasan kulit kopi
credit: ukcoffeeevents.co.uk

Sesuai dengan namanya, proses ini dilakukan secara natural. Pada proses ini biji kopi yang masih berbentuk cherry langung dikeringkan di bawah sinar matahari, tanpa melalui proses pengelupasan kulit.
Alas untuk proses ini bisa menggunakan plastik atau meja pengering. Saat dilakukan penjemuran, kopi jangan lupa di bolak balik, agar buah kopi kering sempuran dan merata. Kopi yang dijemur sempurna akan meminimalisir tumbuhnya jamur pada kopi.
Dalam proses ini kopi dikeringkan tanpa pengelupasan kulitnya, maka saat proses pengeringan, kopi akan mengalami proses fermentasi. Yang menghasilkan rasa seperti buah dengan rasa keasaman yang cukup rendah.

Washed Process / Wet Process

Proses seleksi kopi dalam metode washed process
credit: compas.com

Dalam proses ini, biji kopi yang telah dipanen diseleksi dan direndam dalam air. Kopi yang tenggelam adalah kopi yang akan diolah pada proses selanjutnya. Setelah di seleksi, kupas kopi untuk memisahkan biji dengan kulit kopi. Setelah pengupasan, biji kopi difermentasi dengan merendamnya dalam bejana.
Lamanya waktu dalam proses fermentasi ini umumnya 24 – 36 jam. Lamanya proses fermentasi mempengaruhi cita rasa kopi. kopi yang dihasilkan memiliki rasa keasaman yang lebih tinggi dan rasa buah.

Hibryd Process

proses pengeringan biji kopi yang sebelumnya dipisahkan dari kulitnya
credit: royalcoffee.com

Dalam Hibryd Process ini dibagi menjadi 3 cara:

1 Pulped Natural Process
Proses ini hampir sama dengan proses dengan cara natural. Yang membedakan saat pengeringan kopi tidak dengan kulitnya (dikupas terlebih dahulu). Pada proses pengeringan ini sisa daging buah akan hilang dengan sendirinya. Hasil kopi menggunakan proses ini memiliki rasa yang manis.

2. Honey Process
Tidak seperti namanya, proses ini sama sekali tidak menggunakan madu. Pada proses ini, saat pengupasan biji kopi disisakan sedikit daging dan lender buahnya.

3. Semi Washed
Proses ini sering dilakukan para petani Indonesia. Dimana biji koi yang sudah di panen, di kupas kulit luarnya dan menyisakan biji dan daging buah. Setelah proses pengupasan, biji kopi di keringkan hingga kelembapan 30 – 35% . setelah itu, dilakukan pengupasan kembali, hingga kopi bersih sempurna.
biji kopi yang telah dikupas, kembali dikeringkan lagi hingga benar-benar kering merata. Kopi yang dihasilkan dalam proses ini memiliki cita rasa yang beragam dan cenderung memiliki switness yang intens.

 

Terkait pemesanan kopi, Coffeeland Indonesia menyediakan Kopi Arabika asli Indonesia dengan grade kopi speciality,  Arabika Aceh Gayo Specialty, Arabika Papua Wamena Specialty, Arabika Bali Kintamani Specialty, Arabika Flores Specialty, Arabika Java Specialty, Arabika Malabar Specialty, Arabika Sumatera Mandheling, Arabika Toraja Specialty, dan Arabika Blue Korintji. Kemasan mulai 250gr, 500gr dan 1Kg. Untuk informasi lebih lanjut dan pembelian produk kopi, silahkan hubungi tim marketing kami via What’s App >> Klik: 

  

Source: paktanidigital.com

Leave a Reply

WhatsApp chat