Source

Tren minum kopi semakin berkembang. terbukti dari banyaknya kedai kopi baru yang ikut serta meramakan, hadir dan tampil untuk memenuhi kebutuhan penikmat kopi juga, lalu bagaimana suasana industri kopi di tahun ini?

Perkembangan kopi Indonesia yang begitu pesat sedikit banyak dipengaruhi oleh tren gelombang ketiga yang sedang terjadi di dunia. Gelombang ketiga, atau third wave coffee sendiri merupakan masa ketika orang-orang mulai menganggap kopi sebagai minuman artisan, sehingga kualitas dan asal usulnya begitu diperhatikan.

Bahkan, perlahan, masyarakat akan dibawa memasuki gelombang keempat, yakni fourth wave of coffee. Menariknya, meski dunia kopi secara global tengah fokus di third wave maupun fourth wave of coffee, ternyata hal tersebut tak berlaku bagi Indonesia.

Diungkapkan oleh Andi Haswidi, penulis dari buku KOPI: Indonesian Coffee Crafts and Culture, Indonesia punya tren minum kopi, bahkan ‘gelombang’-nya sendiri. Berdasarkan fakta yang ia gali selama pembuatan buku, tren minum kopi di Nusantara diprediksi akan mengalami inovasi di banyak lini, mulai dari coffee shop hingga teknologi. Apalagi, selama ini kita memang memiliki identitas sendiri, baik dalam cara menanam, mengolah, hingga menyajikan kopi.

Dan yang menjadi pertanyaan, melihat dari suasana industri kopi sekarang ini, apakah tren industri kopi tahun ini akan mengalami perubahan atau kemajuan?

Tiap pelaku industri kopi sekarang, tidak lagi mementingkan kuantitas tapi lebih fokus menjaga dan memperbaiki kualitas, karena daya tarik kualitas akan memberikan dampak tentunya pada kuantitas. Sebagai contoh, banyak kedai kopi yang hadir ikut serta menjadi pilihan bagi penikmat kopi, lalu apa yang menjadi pilihan penikmat kopi untuk menikmati kopi dari salah satu kedai kopi yang ada. Kualitas dari sajian kopi yang ditawarkan kedai kopi, atau harga yang terjangkau yang ditawarkan kedai kopi terkait kuantitas.

Mari kita sepakati, bahwa kualitas dari sajian menjadi pilihan bagi penikmat kopi, berarti kekhasan dari sajian kopi menjadi indikator seorang penikmat kopi untuk meneguk kopi di kedai kopi tertentu. Malahan, tiap pemilik kedai kopi atau manager bersaing menampilkan ciri khas masing-masing dari kedai kopi mereka. Tidak heran jika kedai kopi tertentu memiliki house blend mereka sendiri, semakin ingin unjuk sajian kopi khas mereka masing-masing. Bahkan dimulai dari kedai kopi, banyak yang memutuskan untuk roasting biji kopi sendiri untuk mendapatkan rasa khas mereka sendiri. Faktanya, banyak roaster lokal yang mulai hadir, untuk membantu menemukan kualitas kopi dengan rasa khas mereka masing-masing.

Bagaimana pun tren industri kopi di tahun ini, tidak terlepas dari tantangan dan peluang. Bahkan beberapa tantangan sebenarnya bisa saja menjadi peluang untuk dimanfaatkan. Industri kopi akan tetap tumbuh menjadi industri yang menarik, melihat siklus hulu dan hilir industri ini berkembang mengedepankan kualitas komoditinya.

Untuk Pemesanan, Coffeeland menyediakan mesin espresso, grinder, perlengkapan manual brewing, dan berbagai produk pembersih dan perawatan mesin kopi dan grinder untuk anda.

Kami juga menyadiakan Kopi Arabika asli Indonesia,  Arabika Aceh Gayo Specialty, Arabika Papua Wamena Specialty, Arabika Bali Kintamani Specialty, Arabika Flores Specialty, Arabika Java Specialty, Arabika Malabar Specialty, Arabika Sumatera Mandheling, Arabika Toraja Specialty, dan Arabika Blue Korintji. Kemasan mulai 250gr, 500gr dan 1Kg.

Anda pun bisa menjadi mitra kami. Karena Coffeeland Indonesia menyediakan seluruh kebutuhan Coffee Shop / Kedai Kopi. Anda hanya perlu menyediakan lokasi dan biaya awal paket usaha mulai dari 75,5 juta hingga 123,5  juta. Biaya ini akan digunakan untuk membeli peralatan, pembelian bahan baku, biaya pelatihan karyawan, hingga membantu proses pemasaran. Anda dipersilahkan untuk menggunakan brand milik Anda sendiri dan tidak dibebani oleh biaya royalti/fee apapun. Untuk informasi lebih lanjut dan pembelian paket Kedai Kopi, silahkan hubungi Tim Marketing kami, silahkan hubungi via What’s App >> Silahkan Klik : 

Source: 1, 2, 3.

Leave a Reply