PENGOLAHAN PASCA PANEN BUAH KOPI

Sebelum memasuki proses pasca panen, biji kopi yang sudah matang terlebih dahulu dipanen dan dikumpulkan untuk dilakukan sortasi. Setelah dipanen dan dikumpulkan, proses selanjutnya adalah pengupasan kulit ceri kopi dan teknik penjemuran. Proses inilah yang disebut sebagai proses pasca panen. Apa saja sih proses pasca panen pada kopi? Yuk simak penjelasannya!

Proses Basah (Full Washed)

Metode ini dimulai dengan mengupas buah kopi terlebih dahulu dengan menggunakan pulper. Pada saat proses pengupasan, biji kopi akan dimasukkan ke dalam bak penampung yang sudah diisi oleh air untuk melarutkan lendir yang masih menempel pada kulit kopi. Setelah itu, biji kopi yang sudah bersih tersebut masuk kedalam tahap perendaman selama 12 – 34 jam. Setelah perendaman selesai, tahap selanjutnya adalah penjemuran.

Kopi yang diolah dengan metode Full Washed akan memiliki seduhan yang clean, beraroma kuat dengan body cenderung ringan dan memiliki sedikit rasa buah.

Semi Washed / Wet Hulled

Proses ini hampir tidak jauh berbeda dengan proses Full Washed. Namun, pada metode semi washed, air yang digunakan tidak terlalu banyak. Air hanya digunakan pada proses perendaman dan saat membersihkan biji kopi saja. Proses ini merupakan proses pasca-panen yang khas di Indonesia, terutama di daerah Sumatera Utara dan Toraja.

Pada metode basah, aroma tanah akan memberikan rasa bitter, namun pada metode semi-washed sedikit berbeda. Aroma tanah ini menghasilkan aroma spicy serta profil yang kuat.

Natural / Dry Process

Proses kering ini sering disebut juga sebagai proses natural, Proses ini dilakukan ketika biji kopi yang telah dipetik, disortasi dan langsung dijemur dengan kulitnya, tanpa melakukan proses pengupasan dan pencucian.

Penjemuran pada proses kering ini dilakukan selama 5-6 minggu. Setelah kering, kopi baru digiling. Hal inilah yang kemudian membuat metode dry process / natural dapat menghasilkan cita rasa yang lebih beragam. Kopi yang diproses dengan metode natural akan memiliki tingkat keasaman yang rendah dibandingkan metode lainnya.

Pulped Natural atau Honey

Prinsip pengolahannya hampir sama dengan proses Full Washed. Namun, pada honey process membutuhkan lebih sedikit air daripada Full Washed. Buah kopi akan dikupas menggunakan mesin pulper untuk menentukan seberapa banyak daging buah yang dibiarkan melekat pada biji kopi sebelum nantinya dijemur. Sisa kulit daging yang menempel ini lah yang diharapkan dapat meresap ke dalam biji kopi, seiring proses penjemurannya.

Kopi yang diproses dengan metode ini juga cenderung memiliki cita rasa manis yang tinggi dibandingkan dengan proses pengolahan lainnya, dan memiliki tingkat keasamaan seimbang.

 

 

Source: gordi.id