BERKENALAN DENGAN KOPI AGING: KOPI TUA YANG SENSASIONAL

 

Source: i.pinimg.com

Untuk mendapatkan rasa dan aroma kopi yang nikmat tidak hanya berasal dari jenis kopinya saja, perlu diperhatikan juga proses pengolahan kopi yang tepat dan juga tingkat keseGaran biji kopi tersebut. Umur waktu penyimpanan kopi juga mempengaruhi kualitas kesegaran biji kopi. Masa simpan kopi green bean biasanya kurang dari 2 tahun.

Namun bagaimana dengan Kopi Aging / Aging Coffee yang sudah disimpan dalam waktu lebih dari 2 tahun, apakah masih dapat meghasilkan aroma dan cita rasa yang nikmat?

Aging Coffee atau Kopi Aging adalah kopi yang dihasilkan dari proses penyimpanan dalam jangka waktu yang lama. Proses penyimpanan tersebut bertujuan untuk mengurangi bahkan menghilangkan senyawa kimia yang terkandung pada kopi.

Sejarah dari kopi aging ini berasal dari Eropa, yang pada saat itu biji kopinya di suplai dari semenanjung Arab. Jarak dan waktu perjalanan yang panjang membuat kesegaran biji kopi tersebut berkurang dan kopi yang diminum oleh orang-orang eropa pada saat itu adalah kopi yang sudah tidak segar lagi.

Ketika terusan Suez sudah di buka waktu suplai biji kopi ke eropa pun semakin cepat, namun di luar dugaan ternyata penikmat kopi di eropa lebih menyukai biji kopi yang disimpan lebih lama. Akhirnya beberapa penyuplai kopi sengaja mendiamkan kopi dalam jumlah yang besar selama 6 bulan bahkan lebih di gudang-gudang kopi dekat pelabuhan.

Seiring dengan berjalannya waktu, anggapan kopi aging lebih nikmat ketimbang kopi yang masih segar pun mulai memudar, dan dengan perlahan penikmat kopi dari eropa mulai menyukai kopi segar dibandingkan dengan kopi aging. Tren kopi aging sempat di anggap lenyap hingga beberapa tahun terakhir tren tersebut kembali populer di Eropa, Amerika, Taiwan, dan juga termasuk Indonesia.

Namun kebangkitan kopi aging kian menuai perdebatan. Beberapa kalangan mengatakan bahwa kopi yang melewati proses penyimpanan tersebut akan membuat kesegaran kopi hilang sehingga mengurangi citarasa pada kopi. Sebagian kalangan lain menyebut kopi aging akan tetap nikmat apabila proses penyimpanan dilakukan dengan cara yang tepat.

Penasaraan ingin mencoba karakter rasa dari biji kopi yang mengalami penuaan? Sayangnya di era third wave ini, kopi aging akan sulit dicari, karena saat ini orang – orang lebih menyukai biji kopi yang segar dan berkualitas.

Untuk pembelian produk kopi berkualitas, Coffeeland Indonesia menyediakan Kopi Arabika asli Indonesia seperti  Arabika Aceh Gayo SpecialtyArabika Papua Wamena Specialty, Arabika Bali Kintamani SpecialtyArabika Flores Specialty, Arabika Java SpecialtyArabika Malabar Specialty, Arabika Sumatera Mandheling, dan Arabika Toraja Specialty. Kemasan mulai 250gr, dan 1Kg. Untuk informasi lebih lanjut dan pembelian produk silahkan hubungi Tim Marketing kami via What’s App.

 

 

  

 

 

 

Source: cyberkupi.blogspot.com

featured image: i.pinimg.com