fbpx

Make Your Own Coffee Shop

JENIS-JENIS SUSU UNTUK SAJIAN CAPPUCINO DAN LATTE

JENIS-JENIS SUSU UNTUK SAJIAN CAPPUCINO DAN LATTE

JENIS-JENIS SUSU UNTUK SAJIAN CAPPUCINO DAN LATTE

 

Cappuccino dan latte menjadi varian minuman kopi yang banyak diminati khususnya oleh kaum hawa, karena minuman ini memiliki cita rasa kopi yang light dengan tambahan kandungan susu yang teksturnya milky. Banyak di antara kita yang menganggap bahwa penambahan susu pada cappucino dan latte bisa menggunakan susu apa saja. Tapi ternyata beda jenis susu, maka beda pula rasa dan karakter cappucino dan latte yang dihasilkan. Ingin tahu lebih lanjut mengenai jenis susu apa saja yang cocok digunakan dalan sajian cappuccino dan latte? Simak selengkapnya dibawah ini.

Raw Milk

Raw milk atau lebih dikenal susu mentah adalah susu yang berasal langsung dari peternakan sapi perah yang dibeli dalam kondisi masih segar dan belum diproses. Raw milk harus langsung  disimpan dalam kulkas agar terjaga kesegarannya. Karakter rasa dari raw milk ketika masih dingin memiliki cita rasa manis yang sangat alami dengan tekstur yang sangat ringan. Namun ketika sudah di-steam, teksturnya menjadi lebih kental, apalagi jika sudah dicampur dengan kopi. Ada sedikit rasa karamel yang muncul

Pasteurized Milk

Dinamakan pasteurized milk karena proses susu ini menggunakan metode pasteurisasi yang dipanaskan dengan suhu 63 derajat celcius selama 15 menit. Setelah melalui proses pasteurisasi lalu didinginkan terlebih dahulu sebelum dikemas. Karakter pasteurized milk sangat ringan dan cita rasanya manis setelah didinginkan. Umumnya para barista menggunakan pasteurized milk untuk menghasilkan cappucino dan latte yang kaya akan rasa.

UHT Milk (Ultra High Temperature)

Jenis susu ini harus mengalami pemanasan dengan suhu sekitar 135-150 derajat celcius dalam waktu yang beberapa menit. Proses pemanasan dengan suhu tinggi inilah yang membuatnya lebih awet disimpan dibanding jenis susu lainnya. Ketika sudah dicampur dengan kopi espresso, cita rasa creamynya masih terasa meski dengan aftertaste yang lumayan lama.

HTST Milk (High Temperature Short Time)

Jenis susu ini sebenarnya memiliki proses yang sama dengan jenis pasteurized milk, tapi suhu dan waktu yang digunakan berbeda. HTST milk harus dipanaskan dengan suhu yang lebih tinggi yakni sekitar 72-74 derajat celcius selama 15-20 detik. Jangka waktu yang singkat inilah yang membuatnya dinamakan HTST. Karakter susu ini sangat stabil meski disimpan dalam waktu yang cukup lama di lemari pendingin. Cita rasanya setelah di-steam akan menjadi lebih manis dan semakin kental.

Namun demikian, apapun jenis susu yang anda gunakan, andalah yang lebih tau karakter espresso yang menjadi pasangan susu. Semoga membantu untuk menemukan jenis susu pada sajian kopi anda.

  

Source: pergikuliner.com