CARA MENYUSUN BISNIS PLAN UNTUK COFFEE SHOP

Membuka sebuah coffee shop menjadi investasi menarik. Terbukti bisnis coffee shop semakin menjamur hingga saat ini. Bisnis kedai kopi atau coffee shop adalah peluang besar dan menjanjikan. Namun, itu semua tergantung bagaimana cara anda mengelola dan mengembangkannya.

Untuk memulai bisnis coffee shop atau kedai kopi, hal pertama yang harus anda lakukan adalah membuat bisnis plan. Bisnis plan dibuat tertulis secara formal berisi tujuan, visi, sarana operasi bisnis, serta metode dan time frame untuk mencapai tujuan.

Lalu bagaimana cara menyusun bisnis plan? Untuk memudahkan anda, berikut kita simak salah contoh ringkasan bisnis plan sederhana dalam usaha coffee shop:

Abstraksi

Hal pertama yang harus ditulis dalam bisnis plan adalah abstraksi atau ringkasan. Abstraksi menjelaskan mengenai bisnis (dalam hal ini kedai kopi) secara singkat namun menarik perhatian.

Pendahuluan

Seperti membuat karya tulis, pendahuluan di lembar bisnis plan memuat latar belakang bisnis, nama bisnis, logo dan filosofinya, dan lokasi. Jelaskan pula visi dan tujuan bisnis. Kenalkan pula siapa saja di balik bisnis kedai kopi.

Misalnya, anda membangun kedai kopi tak sekadar menjual segelas kopi berkualitas. Tetapi juga berikan kedai berkonsep artsy nan Instagramable, serta pelayanan berorientasi terhadap kepuasan klien.

Strategi Marketing

Contoh bisnis plan juga menguraikan strategi pemasaran. Persaingan bisnis itu sengit dan dunia usaha selalu bergerak cepat. Maka jelaskan secara gamblang strategi pemasaran. Seperti langkah apa saja untuk memasarkan kedai kopi, materi dan platform pemasaran, target market, hingga brand positioning.

Bagian strategi marketing ini cukup penting. Karena akan berguna saat kamu menawarkan bisnis kedai kopi kepada kepada calon investor, kolega bisnis, hingga kerjasama dengan vendor.

Sistem Produksi

Sistem produksi menerangkan bahan baku, asalnya dari mana, kualitas produk, proses produk, pengemasan, distribusi, dan hal-hal terkait produksi. Jika ada produk selain kopi, sebaiknya anda jelaskan juga.

Keuangan

Tak ada contoh bisnis plan yang tidak memuat bagian keuangan. Mengingat ini hal penting dalam dunia bisnis. Bisnis tak akan berjalan lancar tanpa rencana keuangan yang baik. Sehingga uraikan mengenai modal awal, biaya produksi dan marketing, proyeksi pendapatan dan pengeluaran, dan laba.

Jangan abaikan hal lain di luar yang telah diuraikan di atas. Sebut saja sewa gedung, perawatan mesin, biaya listrik dan air, internet, sampai gaji karyawan. Perincian ini membantu kamu berdisiplin soal keuangan. Rencana keuangan akan sangat berguna kalau anda ingin menggaet investor.

Berikut adalah contoh simulasi nilai investasi Coffee Shop:

Modal Awal

Sewa tempat 2.000.000
Renovasi 25.000.000
Equipment Coffee Shop 78.000.000
Biaya Rekruitment 150.000
Biaya Pemasaran 5.000.000
Total 110.150.000

Modal Kerja 1 Bulan

Bahan Baku 15.000.000
Kemasan 200.000
Overhead 1.000.000
Upah Tenaga kerja 5.000.000
Total 21.200.000

Estimasi Kemuntungan Perbulan

Penjualan Kopi

100 Cup / hari x 30 hari x 15.000                        45.000.000

Estimasi Keuntungan                                          23.800.000

ROI  :  22%

BEP (Break Even Point) : 5 bulan

Pengembangan dan Risiko

Dalam bagian ini, tulis proyeksi jika bisnis mencapai tujuan dan pengembangan yang akan dilakukan. Baik pengembangan produk, pertambahan kedai, atau membuka waralaba. Lalu tulis mengenai risiko bisnis.

Tentu, tak ada entrepreneur yang menginginkan bisnisnya hancur. Namun semua industri pasti ada risikonya. Tak terkecuali bisnis kedai kopi. Contoh bisnis plan mengajak anda mempersiapkan exit strategy atau rencana kalau kedai kopi gulung tikar. Dengan menuliskan bisnis plan, salah satunya untuk mengetahui progres bisnis dan rencana yang sudah terealisasi. Siap membangun sebuah bisnis kedai kopi?

Anda bisa menjadi mitra kami. Karena Coffeeland Indonesia menyediakan seluruh kebutuhan Coffee Shop / Kedai Kopi. Anda hanya perlu menyediakan lokasi dan biaya awal paket usaha mulai dari 78 juta hingga 125,5  juta. Biaya ini akan digunakan untuk membeli peralatan, pembelian bahan baku, biaya pelatihan karyawan, hingga membantu proses pemasaran. Anda dipersilahkan untuk menggunakan brand milik Anda sendiri dan tidak dibebani oleh biaya royalti/fee apapun. Untuk informasi lebih lanjut dan pembelian paket Kedai Kopi, silahkan hubungi Tim Marketing kami, silahkan hubungi via What’s App >> Silahkan Klik : 

Source: 1.

Leave a Reply