Kesukaan orang-orang Australia dan New Zealand adalah ada microfoam di atas cappucino mereka dengan ditambahi oleh cokelat bubuk di atasnya sebagai ganti brown sugar. Sementara orang-orang Amerika berpendapat bahwa cappucino lebih berbusa dibanding dengan Latte. Orang-orang Italia sendiri lebih suka minum kopi tanpa busa apapun di atasnya. Kalau anda bagaimana? Suka dengan busa susunya atau lebih suka kopi susu biasa? Dan kali ini kami akan membahas tentang milk froth (busa susu).

Minuman cappucino itu memiliki ciri khas busa halus di atasnya, yang mengembang dengan taburan coklat bubuk / brown sugar. Tapi kalau tidak ada busanya itu termasuk kedalam jenis kopi susu biasa. Pastinya anda setuju kan kalau  yang menarik dari cappucino itu adalah busa di permukaan kopinya dan rasa lembutnya yang tidak menebarkan rasa kelat di lidah walaupun berbahan dasar kopi espresso.

Busa susu yang ada di permukaan Cappucino, Mochacino dan Latte dapat memberikan tampilan cantik pada kopi anda. Lalu mengapa susu yang dicampurkan pada kopi bisa membentuk busa yang mengembang di atas minuman? Busa yang ada di permukaan kopi berasal dari susu, hal ini terjadi apabila susu dididihkan hingga berbusa, dan busa ini muncul karena kandungan protein pada susu.

Protein pada susu memiliki dua sifat yang ada bersamaan, sifat pertama yaitu tertarik pada air (hidropolik), sedangkan sifat lainnya bersifat ditolak oleh air (hidrofobik). Karena di dalam susu bagian paling besar adalah air maka hidrofobik kalah dan menghilang dari susu. Susu ini sama dengan telur yang digoreng, ketika telur belum masak, bentuknya adalah cair, begitu masak dia akan mengeras dan padat. Hal ini bisa kalian lihat pada busa susu yang terbentuk. Susu yang terkena udara dalam keadaan dingin busanya akan lebih kecil dibanding dengan busa susu yang dihasilkan dari susu yang mengalami proses pemanasan.

Skim milk atau Whole milk?

Source

Lalu, jenis susu yang bagaimana yang cocok untuk dibuat menjadi milk froth atau busa susu? Susu memang ada dua jenis yaitu whole milk dan juga susu skim. Whole milk adalah susu utuh tanpa pemisahan antara protein dengan lemak, sementara susu skim adalah susu yang memiliki kandungan hampir seluruhnya adalah protein saja.

Tentunya kedua susu ini bisa digunakan hanya saja masing-masing memiliki ciri khasnya sendiri yang disukai oleh masing-masing penggemarnya. Bila cappucino menggunakan susu whole milk maka rasa yang dihasilkan tidak begitu intens namun rasa ini mampu bertahan lama, jadi anda bisa dengan santai menikmati secangkir cappucino di pagi hari.

Namun bila menggunakan susu skim untuk cappucino maka rasanya akan sangat intens. Tapi sayangnya rasa ini tidak bertahan lama, sehingga akan membuat anda menjadi terburu-buru untuk menghabiskan minuman Coffindo lovers.

Kedua susu ini memiliki penggemarnya masing-masing, jadi tergantung dari selera anda akan memilih susu yang mana.

Microfoam

Patisnya anda menyukai cappucino dengan rasa yang lembut dan juga dengan busa susu yang lembut. Nah, busa susu yang lembut dan halus (disebut microfoam) bahkan hampir tidak berbentuk busa karena terlalu halus busanya. Namun keberadaan microfoam ini memang cocoknya di minuman dengan campuran susu.

 

Source: 1, 2.