Menyesap aroma lalu menyeruput kopi kini menjadi suatu ritual wajib bagi masyrakat indonesia. Di sela-sela kesibukan, mereka selalu punya waktu untuk mengunjungi kedai-kedai kopi. Selain punya rasa yang unik kopi juga punya aroma yang membuat orang penasaran ingin mencobanya. Namun dibalik setiap tetes kopi yang masuk ke tenggorokan punya perjalanan yang panjang. Pernahkah anda membayangkan awal perjalanan menuju secangkir kopi?, ternyata butuh waktu waktu yang sangat panjang dari bibit kopi sampai kepada siap panen. Kemudian setelah siap panen, maka di petiklah buah kopi sampei kepada proses sortasi buah kopi. Selanjutnya harus dikupas dan dijemur untuk siap disangrai dan digiling menjadi bubuk. Setelah bubuk lalu di seduh barulah anda menikmati secangkir minuman beraroma khas itu.

Tentunya pembentukan kualitas aroma dan rasa sebuah kopi anda nikmati, itu dimulai selama proses di kebun. Karena memiliki pengaruh yang cukup besar, dengan asumsi mencapai angka 55%. Persentase ini didapat dari berbagai faktor. Keadaan iklim, intensitas penyinaran matahari, curah hujan, keadaan topografi dan jenis tanah, lalu varietas kopi hingga proses paska panen seperti metode pengeringan biji kopi — semua mempengaruhi kualitas kopi yang dihasilkan.

Selain itu juga agar dapat menghasilkan kopi yang berkualitas, dibutuhkan rangkaian proses yang baik dan berkualitas pula. Berikut adalah perjalan awal dari secangkir kopi :

  1. Memilih varietas kopi yang akan dibudidayakan. Misalkan pilihan dapat dijatuhkan pada jenis kopi arabika misalnya. Kemudian, tentukan varietas dari kopi arabika seperti varietas murni (Typica) atau varietas dari persilangan/mutasi alami (Bourbon/Caturra/Geisha) maupun persilangan/mutasi buatan (Kartika/S-795/P88).
  2. Pemilihan bibit kopi menjadi salah satu faktor yang akan membentuk kualitas dari tanaman kopi, mulai dari kemampuan bertahan pada kondisi lingkungan, kuantitas dan kualitas hasil panen hingga ciri khas aroma dan rasa yang dimiliki.
  3. Penyimpanan bibit kopi. Bibit tanaman kopi umumnya membutuhkan area tumbuhan khusus supaya agar bibi tanaman kopi terlindung dari sinar matahari langsung oleh karena itu perlunya media tanam yang khusus. Disesuaikan untuk memicu tumbuhnya tunas dari biji kopi.
  4. Proses penanaman bibit kopi sendiri dilakukan saat awal musim penghujan atau selama musim penghujan dengan tujuan untuk mendapati intensitas penyinaran matahari yang tidak terlalu tinggi. langkah selanjutnya adalah memindahkan bibit kopi ke media tanam berupa polybag (indivual pots) secara hati-hati dan dengan formulated soils. Pada bagian ini, bibit kopi mulai mendapat frekuensi asupan air secara bertahap dan shaded from bright sunlight.
  5. Memindahkan bibit kopi ke media tanam berupa polybag (indivual pots) secara hati-hati dan dengan formulated soils. Pada bagian ini, bibit kopi mulai mendapat frekuensi asupan air secara bertahap dan shaded from bright sunlight.
  6. Persiapan lahan (semisal jenis pupuk dan kadar pH tanah) serta pohon peneduh. Pohon peneduh memiliki peran sebagai pengatur intensitas cahaya matahari. Hingga akhirnya kita akan sampai pada tahap penanaman bibit kopi di lahan siap tanam, lalu proses perawatan tanaman kopi agar mampu tumbuh dan berkembang dengan baik sampai saat nanti kopi mulai memasuki musim panen.
  7. Adapun ciri-ciri buah kopi yang siap di panen, bisa dilihat dari warna kulitnya. Buah kopi yang paling baik untuk dipanen adalah yang telah matang, berwarna merah. Pada tanaman kopi arabika, buah kopi yang telah matang cenderung mudah rontok. Apabila dibiarkan jatuh ke tanah, buah tersebut akan menyerap bau-bauan di atas tanah yang bisa menurunkan mutu kopi. Sehingga dianjurkan untuk segera memetik buah kopi arabika begitu terlihat berwarna merah penuh.

Coffeeland Indonesia menyediakan beberapa Kopi Arabica Specialty Singgle Orgin dari beberapa daerah Indonesia yang sudah dikenal baik di dalam maupun di luar negri. Ada beberapa jenis kemasan Kopi Arabica Specialty Singgle Orgin untuk anda coba, agar anda bisa menemukan karakter rasa kopi apa yang cocok untuk memanjakan lidah anda. Kemasan yang tersedia mulai dari 125gr, 250gr, 500gr hingga 1Kg.

Adapun Kopi Arabica Specialty Singgle Orgin yang tersedia di Coffeeland yaitu : Kopi Arabica Aceh Gayo Specialty, Kopi Arabica Toraja Specialty, Kopi Arabica Flores Specialty, Kopi Arabica Bali Specialty, Kopi Arabica Java Specialty, Kopi Arabica Malabar Specialty, Kopi Arabica Mandheling Specialty, Kopi Arabica Wamena Specialty, dan Kopi Arabica Blue Korintji Specialty.

Untuk pemesanan silahkan Order via What’sApp : Klik disini!

 

Source : 1

Coffeeland Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *