Kopi adalah salah satu minuman paling populer di dunia. Tak kurang dari 2,5 milyar orang di dunia ini minum kopi, atau pernah minum kopi. Dari semua peminum kopi tersebut, mereka juga mempunyai selera dan cara yang berbeda – beda saat menikmati kopi. Tidak ada yang salah dengan semua itu, karena itu semua tergantung dari selera masing-masing.

Sama halnya dengan pakaian, sebenarnya kopi adalah hal yang sifatnya sangat pribadi. Ada orang yang hanya ingin minum kopi di tempat yang “branded”, ada juga orang yang  senang menikmati kopi di warung kopi sederhana, atau ada juga orang yang tidak puas minum kopi di mana pun karena bukan buatannya sendiri.

Di antara jenis-jenis peminum kopi di bawah ini, yang manakah yang mencerminkan gaya ngopi anda?

Tipe Anti mainstream

Jenis Peminum kopi yang satu ini tidak akan pernah membeli kopi di cafe. Biasanya orang dengan tipe ini akan bilang kalau kopi cafe terlalu mainstream dan kurang otentik.

Anti mainstream juga tidak akan terpengaruh oleh promo-promo atau diskon yang diberikan cafe. Mendengar kopinya dibeli di cafe seperti Starbucks akan membuatnya sangat tidak tertarik.

Ia merasa kopi yang asli itu harus di buat di kedai kopi sederhana, atau membuatnya sendiri. tidak ada bahan-bahan sintetis yang dimasukkan di balik layar. Wah, kira-kira apa yang dilakukan cafe mainstream kepada mereka sampai-sampai se-anti ini ya?

 

Tipe Pecandu Kafein

Source

Tidak ada yang dapat meminum kopi sesering  pecandu kafein. Orang biasa akan minum minimal delapan gelas air putih per harinya, sedangkan tipe ini lebih memilih untuk minum (setidaknya) delapan gelas kopi per harinya.

Tidak hanya minum kopi ketika pagi atau siang saja, tipe ini juga tidak takut untuk minum kopi sebelum tidur di malam hari. Karena jika tidak ada kopi yang menemaninya di malam hari, tipe peminum ini bisa gelisah dan sakit kepala!

 

Tipe Sosial

Berbeda dari tipe sebelumnya, tipe ini tidak terlalu sering mengkonsumsi kopi. Tipe ini hanya akan minum kopi ketika nongkrong bareng teman-temannya di kedai kopi.

Tipe peminum sosial juga akan memesan menu kopi yang paling hits. Karena alasannya meminum kopi bukanlah untuk menikmati kopi itu sendiri, melainkan untuk dicap sebagai anak gaul yang sudah pernah coba kopi hits.

Ketika ia sedang sendiri, anda akan jarang melihatnya memegang secangkir kopi. Biasanya, ia juga hanya kuat dengan yang banyak krim.

 

Tipe Pecinta Seni Latte

Source

Pernahkah kamu merasa sayang saat meminum kopi yang mempunyai seni Latte yang cantik? Ini adalah salah satu tanda jika anda adalah pecinta seni Latte. Rasa kopi bukanlah menjadi hal yang utama ketika anda membeli kopi, seni Latte-lah yang pertama kali menarik perhatian anda.

Biasanya, tipe ini sering anda temui di kedai-kedai kopi indie. Alasannya cukup sederhana, karena biasanya barista-barista yang bekerja di kedai kopi indie lebih mementingkan estetika kopi ketimbang rasa.

Bahkan, ada beberapa dari tipe ini yang tidak sungkan-sungkan untuk belajar membuat seni Latte. Ciri-ciri utama yang dapat terlihat adalah ritual foto-foto sebelum meminum kopi pesanannya.

 

Tipe Peminum Kopi Instan

Tipe yang paling sering anda temukan sehari-hari adalah tipe peminum kopi instan bubuk. Tipe ini biasanya adalah orang kantoran atau kuliahan yang tidak terlalu suka menghamburkan uang untuk beli kopi di kedai kopi (namun tetap butuh).

Mirip dengan si pecandu kafein, tipe ini akan selalu menyeduh kopinya kapan pun dan dimana pun. Walaupun mengandung tingkat kafein yang lebih rendah, kopi instan mampu ‘mengagetkan’ peminumnya. Karena inilah orang kantoran dan kuliahan gemar mengkonsumsi kopi ini untuk membangunkan semangat.

 

Tipe Ahli biji kopi

Source

Ini dia tipe pecinta kopi sejati! Tipe ini biasanya tidak sembarangan memesan kopi, tapi ia akan mencari tau asal usul biji kopi yang digunakan sebelum memesan.

Selain itu, tipe peminum kopi ini juga mengetahui aroma-aroma dan rasa setiap biji kopi dari negara manapun. Biasanya tipe ini adalah ahli barista kedai kopi indie. Ia tahu segala hal mulai dari takaran, cita rasa, kombinasi, tingkat keasaman, dan cara membuat berbagai macam menu kopi.

 

Tipe Penikmat kopi pahit

Source

Banyak orang yang sering keliru dengan tipe penikmat kopi pahit. Walaupun menu kopi favoritnya adalah kopi hitam tanpa gula, bukan berarti tipe ini adalah satu-satunya tipe pecinta kopi sejati.

Penikmat kopi pahit biasanya mempunyai menu kopi andalannya sendiri. Ia tidak akan puas jika diberi minuman seperti  cappuccino, latte, dan sebagainya. Ia hanya akan memesan americano atau espresso untuk menemani harinya.

Tipe penikmat kopi pahit umumnya bersifat dewasa dan mandiri. Tidak percaya? Kalau anda perhatikan dengan seksama, tipe ini umumnya adalah orang-orang yang ‘anteng’ duduk di kedai kopi sambil membaca koran, serius berdikusi, atau bekerja.

 

Tipe Perfeksionis

Kalau anda pernah melihat orang memesan kopi dengan tambahan catatan yang sangat banyak, maka orang tersebut kemungkinan besar adalah si perfeksionis. Tipe ini sangat memperhatikan konsistensi rasa kopinya.

Kalau ada sesuatu yang berbeda dari kopinya, tipe perfeksionis ini bisa langsung kehilangan mood baiknya seharian. Tipe ini tidak selalu membeli kopi di kedai-kedai kopi, tapi ada beberapa yang lebih memilih untuk membuat kopinya sendiri.

Kalau sudah membuat kopi sendiri, tipe perfeksionis ini akan memakan waktu cukup lama. Ia akan menakar mulai dari berapa gram bubuk kopi, susu, sendok gula, sampai ke derajat air panas, semprotan krim, karamel, kayu manis, dan taburan coklat atau gula merah.

 

Tipe Pengikut

Source

Tipe pengikut ini hanya mengetahui kopi itu hitam dan manis. Bisa dikatakan bahwa ia tidak mengetahui jenis-jenis minuman kopi. Jelas, ia tidak mempunyai menu favoritnya sendiri. Jika sedang ngumpul dengan teman-teman, ia pasti akan mengikuti menu yang teman-temannya pesan.Tidak hanya itu saja, tipe ini juga akan tahan dan memasang muka oke-oke saja ketika mereka tidak sengaja memesan menu yang tidak mereka sukai.

 

Tipe Pecinta Frappuccino

Source

Jika ada tipe peminum kopi yang hanya memesan kopi pahit, pastinya ada juga tipe yang hanya memesan frappuccino saja. Frappuccino adalah kopi yang di-blender, dicampur dengan susu, dan ditambahkan whipped cream di atasnya.

Memang ada banyak orang yang lebih memilih frappuccino dibandingkan dengan kopi panas biasa, tapi ada juga tipe yang sama sekali tidak mau menyentuh kopi selain frappuccino. Biasanya tipe ini akan anda temukan di kedai kopi manapun.

Cream, gula (putih dan merah), karamel, cokelat, dan susu merupakan 80% dari kopi yang ia pesan. Itupun kalau masih bisa disebut kopi. Sepuluh persen lagi adalah es dan whipped cream. Hampir tidak terasa kopinya.

Pecinta frappuccino juga umumnya bersifat lebih kekanak-kanakan. Ia umumnya selalu mengunjungi kedai kopi dalan gerombolan. Tipe ini kebanyakan adalah anak remaja, yang belum bisa menyesuaikan dengan selera kopi orang dewasa.

 

Tipe Petualang

Source

Terakhir, yang tidak boleh dilupakan adalah tipe petualang. Ia adalah pribadi yang selalu berani untuk mencoba hal (termasuk kopi) baru. Ya, tipe ini bisa anda lihat dengan menu pilihan kopi yang terus berubah.

Biasanya, si petualang mempunyai pengetahuan yang luas tentang rasa-rasa kopi. Dan tipe ini biasanya akrab dengan tipe pecinta biji kopi. Targetnya ketika mengunjungi cafe adalah mencoba menu baru yang belum pernah ia rasa. Setiap kali ia membuat kopi, ia akan bereksperimen dalam takaran.

Bagaimana? Apakah anda termasuk salah satu tipe peminum kopi di atas ini?

Untuk Pemesanan Kopi Arabika asli Indonesia, Coffeeland menyediakan berbagai macam kopi arabika : Arabika Aceh Gayo Specialty, Arabika Papua Wamena Specialty, Arabika Bali Kintamani Specialty, Arabika Flores Specialty, Arabika Java Specialty, Arabika Malabar Specialty, Arabika Sumatera Mandheling, Arabika Toraja Specialty, dan Arabika Blue Korintji. Kemasan mulai 250gr, 500gr dan 1Kg.

Anda pun bisa menjadi mitra kami. Karena Coffeeland Indonesia menyediakan seluruh kebutuhan Coffee Shop / Kedai Kopi. Anda hanya perlu menyediakan lokasi dan biaya awal paket usaha mulai dari 75,5 juta hingga 123,5  juta. Biaya ini akan digunakan untuk membeli peralatan, pembelian bahan baku, biaya pelatihan karyawan, hingga membantu proses pemasaran. Anda dipersilahkan untuk menggunakan brand milik Anda sendiri dan tidak dibebani oleh biaya royalti/fee apapun. Untuk informasi lebih lanjut dan pembelian paket Kedai Kopi, silahkan hubungi Tim Marketing kami, silahkan hubungi via What’s App >> Silahkan Klik : 

Source: 1,2