PERJALANAN KOPI: DARI BIJI HINGGA SEDUH

Perjalanan kopi dari biji hingga seduh melalui perjalanan yang sangat panjang dan kompleks. Pencinta kopi pastinya sudah akrab dengan istilah roasting dan grinding, tetapi proses tersebut hanya beberapa langkah akhir dalam keseluruhan perjalanan biji kopi. Perjalanan biji kopi itu dimulai dari buah kopi yang memiliki kemiripan dengan ceri. Bagaimanakah “ceri kopi” ini bertransformasi menjadi biji kopi yang berkualitas tinggi dan siap untuk diseduh? Berikut adalah penjelasan prosesnya:

  1. Panen

Di sebagian besar negara penghasil kopi, panen biji kopi dilakukan dalam periode satu tahun sekali. Para petani kopi hanya memetik buah merah yang paling matang. Rata-rata pemilihan yang baik antara 50 –  100 kg perhari (akan menghasilkan 10 – 20 Kg biji kopi).

  1. Pengolahan

Mesin penggiling khusus digunakan untuk menghilangkan berbagai lapisan kulit pembungkus biji. Untuk memecah lapisan terakhir, yang disebut “parenchyma” buah difermentasi dalam tangki besar berisi air, di mana enzim yang terjadi secara alami menyebabkan kulit kopi hancur.

  1. Pengeringan

Biji kopi dikeringkan hingga kadar air sekitar 11 persen. Pengeringan dilakukan untuk mengurangi kadar air dalam biji kopi.

  1. Proses Milling

Mesin Hulling digunakan untuk menghilangkan lapisan akhir dari kulit yang disebut “parchment”. Biji kopi kemudian disortir yang gunanya untuk memisahkan antara biji kopi yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan dan biji kopi yang sesuai dengan ketentuan.

  1. Penjualan (Exporting)

Biji kopi yang telah diproses, atau yang dikenal dengan kopi hijau. Biji kopi tersebut selanjutnya dikemas dan dkirim ke pasar ekspor di seluruh dunia.

  1. Proses Evaluasi Biji Kopi (Tasting)

Proses evaluasi kualitas cita rasa biji kopi ini disebut dengan Coffee Cupping. Cupping adalah metode atau teknik untuk mengevaluasi karakteristik yang berbeda dari biji kopi tertentu. Dengan melakukan cupping, kita dapat membandingkan karateristik biji kopi antara yang satu dengan yang lainnya. Dengan mengenal karakteristik setiap biji kopi yang berbeda, kita bisa mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai kopi tersebut.

  1. Pengeringan (Roasting)

Roasting kopi adalah proses pemanggangan biji yang masih mentah (green bean) hingga tingkat kematangan tertentu. Biji yang dipanggang akan siap untuk dikonsumsi setelah melewati first crack, biasanya ditandai dengan aroma manis karena proses karamelisasi di dalam biji. Dalam proses roasting kopi, suhu dan waktu akan mempengaruhi hasil akhir dan rasa kopinya. Fungsi roasting kopi adalah untuk memunculkan rasa asli dari biji kopinya agar rasanya lebih nikmat.

  1. Penggilingan (Grinding)

Dalam proses penggilingan biji kopi ada 4 tingkatan kehalusan diantaranya coarse (kasar), medium (sedang), fine (halus) dan very fine (sangat halus).

  1. Penyajian (Serving)

Dalam seduhan dan sajian kopi dapat menggunakan beberapa metode penyeduhan. Biji kopi yang digiling sesaat sebelum penyduhan atau penyajian, akan menghasilkan kesegaran dengan kualitas cita rasa kopi yang maksimal.

 

 

  

 

Source:

Leave a Reply