TIPS MEMILIH KEMASAN UNTUK PRODUK KOPI

Memilih kemasan atau packaging yang tepat merupakan hal yang sering terlupakan oleh para pebisnis, padahal kemasan atau packaging sangat penting bagi kelangsungan produk saat terjun dipasaran. Anda dapat memilih packaging yang tepat bagi produk anda. Karena jika salah memilih bisa-bisa produk yang sudah susah payah melewati proses produksi cepat kadaluarsa sebelum waktunya. Lalu bagaimana cara memilih kemasan yang tepat bagi produk Anda ?

Sesuaikan Ukuran Produk dengan Kemasan

Sebelum melakukan pengemasan ada baiknya anda menyesuaikan ukuran dengan kemasan. Usahakan masih ada ruang kosong pada kemasan produk, untuk menghindari kerusakan pada kemasan akibat kepenuhan.

Pilih Jenis Kemasan Sesuai Kebutuhan

Selain itu kemasan yang tepat juga harus memperhatikan jenis kemasannya, apakah ingin jenis kemasan transparan, kombinasi atau Full Foil.

Fitur yang Tepat

Fitur juga ternyata menjadi salah satu faktor kemasan yang anda pilih tepat atau tidak. Kemasan sendiri memiliki tiga fitur yakni Vacuum, Zipper dan Valve. Kemasan berfitur Vacuum biasanya digunakan untuk meningkatkan daya tahan atau lama kadaluarsa produk.

Sedangkan kemasan zipper yang mampu melindungi produk dari sinar matahari (Alumunium Foil) dan oksigen. Sedangkan Valve, merupakan kemasan yang tepat bagi produk yang mengeluarkan gas. Kemasan ini akan berperan dalam mengeluarkan gas tersebut dari dalam kemasan, namun udara dari luar tidak dapat masuk ke dalam kemasan.

Tentukan Material Kemasan yang Tepat

Pilihlah material packaging / kemasan yang membuat produk anda tidak cepat basi.

Dalam memilih kemasan / packaging kopi, para produsen kopi dapat memilih kemasan untuk membungkus kopi-kopi yang mereka jual. Desain kemasan juga mempengaruhi pilihan konsumen pada produk kopi sehingga banyak pengusaha yang mulai memperhatikan kemasan setelah kualitas kopi dan bahan kemasan yang digunakan. Berikut adalah macam-macam kemasan kopi

Kemasan Gusset

Kemasan aman digunkanan untuk membukus biji kopi atau bubuk karena terbuat dari aluminum foil dan memiliki ketebalan 90 micron yang akan meminimalisir kopi terkena paparan sinar matahari dan oksigen dari luar kemasan. Sehingga dapat menjaga kopi tetap menghasilkan aroma khas sesuai dengan jenis biji kopinya. Kemasan ini memiliki sisi yang berbeda-beda, ada yang memiliki dua sisi tertutup dan ada yang menyediakan kemasan dengan satu sisi terbuka pada bagian atasnya. Pada bagian dalam, disertakan juga zipper atau klip dan pada bagian atasnya disegel menggunakan mesin hand sealer atau continuous sealer.

Kemasan kopi karung goni

Karung goni sudah mulai banyak diaplikasikan untuk mengemas berbagi macam produk terutama untuk kebutuhan industri dan pertanian/perkebunan. Salah satunya digunakan untuk mengemas biji kopi. Alih-alih menggunakan plastik, dengan menggunakan kemasan ini maka produsen bisa ikut mengurangi pemanasan global, karena sangat ramah lingkungan.

Kemasan standing pouch one way valve

Kemasan ini menggunakan bahan aluminum foil dengan ketebalan 125 mikron yang tahan terhadap paparan sinar matahari yang sangat cocok untuk mengemas mengemas produk berupa bubuk kopi atau biji kopi. Selain itu dilengkapi juga dengan filter one way valve atau katup satu arah dengan berbahan nylon. Katup ini berfungsi untuk mengeluarkan CO2 pada kopi yang tertahan di dalam kemasan. Tapi, tenang saja udara tidak akan mudah masuk ke dalam kemasan karena katup ini didesain hanya bisa mengegeluarkan CO2 di dalam kemasan dan sifatnya satu arah. Sehingga ini akan membuat produk kopi lebih terjaga kualitas serta aromanya.

Kemasan Kantung kertas Greaseproof

Greaseproof adalah kemasan kertas berlebel food grade yang khsus digunkan untuk kopi. Kemasan ini dapat menyekat atau meresap minyak kopi sehingga dapat menjaga kualitas kopi. Kemasan semacam ini bisanya tidak perlu direkatkan atau disegel, hanya cukup digulung bagian penutupnya. Namun kemasan ini hanya digunakan sementara. Biasanya digunakan oleh produsen kopi yang melayani pembelian secara langsung bukan untuk didisplay. Jadi setelah membeli kopi, konsumen akan langsung memindahkannya ke toples khusus untuk kopi atau biasa disebut dengan canister yang mereka miliki. Namun jika tidak ada, kopi disarankan tidak boleh lebih dari 7-10 hari karena citra rasa dan aromanya akan hilang.

 Glass coffee canister

Kemasan ini banyak digunakan untuk menyimpan biji kopi atau bubuk kopi agar tetap awet. Nah, para pelaku usaha biji atau bubuk kopi juga bisa menggunakannya untuk kemasan produknya. Karena selain dapat menjaga kualitas dengan menggunakan toples kaca yang khusus untuk menyimpan kopi akan membuat produk lebih berkelas dan tanpak mahal. Ini akan meningkatkan rasa penasaran penikmat kopi.

Kemasan vakum

Kemasan kedap udara juga bisa Anda jadikan pilihan, karena oksigen dapat menjadikan kopi cepat basi maka cara menghampakan udara di dalam kemasan dapat menjaga kualitas kopi. Namun yang perlu diketahui cara ini tidak cocok jika Anda ingin mengemas bubuk kopi, karena ini akan membuat bubuk kopi terhirup juga oleh mesin vakum.

Demikan kemasan yang dapat digunakan oleh produsen biji dan bubuk kopi yang bisa diterapkan. Selain harus memperhatikan bahan yang digunakan, juga perhatikan desain dan betuk sesuai dengan target pasar yang anda tuju.

Source:1.

Leave a Reply