Para pecinta kopi pasti sudah familiar dengan istilah Cold Brew. Tapi, tahu kah anda, bagaimana cara membuat cold brew coffee yang nikmat? Cara pembuatan cold brew ini bukanlah kopi panas yang ditambahkan es, tetapi kopi yang diseduh dengan menggunakan air dingin. Cara membuat cold brew pun simple hanya dengan memakai alat sederhana dengan cara manual.

Source

Sebenarnya, konsep dasar cold brew adalah mencampur air dingin atau air bersuhu ruangan dengan bubuk kopi yang digiling kasar, lalu didiamkan selama 12 jam kemudian disaring. Konsentrat kopi yang diperoleh dapat disajikan sebagai minuman hangat atau dingin. Supaya rasanya tetap maksimal, simpan konsentrat kopi di dalam wadah kaca tertutup rapat di dalam kulkas dan  konsumsi dalam waktu kurang dari dua minggu. Penasaran ingin membuatnya dirumah? Yuk intip prosesnya!

Pada metode kali ini, kopi cold brew yang kami coba dibuat dengan alat Hario Mizudashi coffee pot yang berukuran 1.150 ml. Selain prosesnya yang (sangat) mudah, metode dengan alat ini juga bisa dilakukan oleh mereka yang mungkin masih belajar menyeduh kopi, dengan ukuran alat ini kita bisa menyajikannya untuk 5 cangkir. Berikut adalah langkah-langkah pembuatan cold brew coffee.

  • Giling biji kopi dalam level medium coarse (cukup kasar saja, tidak perlu terlalu halus) sebanyak kurang lebih 80 gr. Lihat contoh gilingan kasar pada gambar di bawah ini.

Source

  • masukkan bubuk kopi yang telah digiling ke bagian strainer (saringan) Mizudashi. Pasang strainerke pot/botol kaca
  • Tuang air dingin atau air bersuhu ruang sebanyak 500 gr. Rasio yang umum digunakan adalah 1:7 (1 gram kopi untuk 7 gram air), tapi kamu bisa mengubah rasio sesuai selera. Rasio ini akan berpengaruh terhadap kepekatan kopi. Semakin banyak air dibanding kopi maka hasil seduhannya akan semakin encer.
  • Aduk secara perlahan supaya kopi dan air bisa tercampur seluruhnya. Sebaiknya jangan memakai benda-benda berujung tajam untuk mengaduk supaya tidak merusak filter.
  • Tutup pot Mizudashi. Lalu masukkan ke lemari pendingin. Waktu ideal untuk ‘merendam’ kopi cold brew umumnya adalah 8 jam – 12 jam, tapi durasi lamanya pendinginan ini kembali lagi kepada selera masing-masing.
  • Setelah kurang lebih 8 jam, ambil Hario Mizudashi coffee potdari lemari pendingin. Lepaskan bagian saringan (strainer), jika mau tetap menaruh saringan di dalam pot setelah ekstraksi maka rasanya akan menjadi terlalu kuat dan terlalu pahit.
  • cold brewcoffee sudah dapat dinikmati.

 

Tips tambahan!

  • Anda juga bisa menambahkan air atau susu dengan menggunakan rasio 1:3 (1/4 bagian untuk konsentrat kopi dan 3/4 bagian untuk air atau susu). Rasio ini tidak bersifat mutlak, jadi anda bisa mengubah rasio sesuai dengan selera.
  • Supaya hasil seduhannya maksimal, pilih kopi yang segar (kira-kira berumur 2 minggu setelah tanggal roasting) dan giling kopi sesaat sebelum diseduh. Ingat, tekstur gilingan, tidak perlu terlalu halus. Selain itu, pilih kopi yang memiliki cita rasa asam (acidity)yang tinggi, seperti kopi dari Toraja atau Bali. Sebaiknya jangan memakai kopi dengan cita rasa asam yang rendah karena hasil seduhan kopi dengan metode cold brew sendiri rasa asamnya sudah turun drastis.

Kopi dingin memiliki rasa yang smooth dan kaya rasa karena metode cold brew adalah metode ‘lembut’ yang tidak memaksa kopi untuk berekstraksi dengan panas atau tekanan air. Akan tetapi karena lembutnya metode ini juga, jangan terlalu berharap untuk menemukan aroma khas kopi yang menarik dari seduhan ini.

 

Source: 1, 2, 3.