Kopi adalah sesuatu yang sangat subjektif karena dalam menikmati citarasanya berdasarkan persepsi rasa yang berbeda-beda dari setiap orang. Sehingga, perlu adanya quality control dari Coffee Quality Institute (CQI) mengembangkan Q Coffee System untuk menetapkan nilai standar kopi yang berlaku universal. Nilai tersebut harus bersifat kredibel dan dapat diverifikasi. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan titik kalibrasi yang sama untuk sebuah biji kopi. CQI sendiri adalah lembaga independen peneliti kopi yang berlokasi di Long Beach, California.

 

Source

Orang yang bertanggung jawab dalam menjalankan sistem penilaian tersebut dikenal dengan nama Q Grader untuk jenis kopi Arabica, dan R Grader untuk jenis kopi Robusta. Saat ini profesi sebagai Q grader dan R grader sudah banyak peminatnya, dan jumlahnya terus meningkat seiring dengan kepopuleran kopi yang saat ini menjadi gaya hidup

Peranan Q Grader dalam dunia perkopian meliputi;

  • Secara obyektif menilai kualitas kopi
  • Mengidentifikasi, menghitung dan mengartikulasikan karakteristik kopi
  • Mendeteksi coffee defects
  • Mengkomunikasikan karakteristik kopi den gan menggunakan terminologi industri yang umum

Seorang Q Grader sudah pasti mahir mencicipi karakter kopi, untuk menjadi seorang Q grader, butuh proses yang panjang, dan latihan yang tidak sebentar, jadi bukan karena bakat seseorang dari lahir punya indra pengeceap yang peka. Berikut adalah tips untuk melatih jika anda ingin menjadi Q Grader;

Membiasakan menikmati kopi Speciality

Latihan untuk semakin akrab dengan rasa dan aroma kopi, tidak hanya ngopi di coffee shop speciality tapi juga bisa ngopi di rumah. Membiasakan ngopi tiap hari, akan memudahkan mengenal karakter kopi. Bukan hanya sekedar ngopi biasa, tetapi cobalah dengan berusaha mengenal karakter rasa kopi.

Latihan Menilai Kopi

Selama proses pelatihan untuk sertifikasi Q Grader anda akan menggunakan SCAA Cupping Form, ada baiknya anda sudah familiar dalam menggunakannya. Scoring angka 6 untuk menyatakan tingkatan baik hingga luar biasa pada angka 9.

Mengenal Perbedaan Roasting

Tingkatan roast bean juga mempengaruhi rasa dan aroma biji kopi, sehingga sudah seharusnya melatih kepekaan akan hal ini. Lakukan observasi untuk menambah wawasan anda tentang tingkatan roastingyang bagaimana, cobalah kopi yang sama dengan tingkat roasting yang berbeda.

Mencoba Origin Berbeda

Demi melatih kepekaan, sangat mungkin jika anda mencoba origin yang berbeda. Origin berbeda memiliki karakter rasa dan aroma yang berbeda, untuk tahap awal bisa dimulai dengan karakter rasa kopi yang memang jelas berbeda.

Identifikasi Kopi

Pada tahap akhir, jika anda sudah familiar, dengan hanya merasakannya saja anda dapat mengidentifikasi si kopi. Dari mana kopi berasal, proses roasting yang seperti apa, dan bahkan dapat mengetahui proses pengeringan yang bagaimana. Mungkin sifatnya masih menduga-duga, namun bukan menduga yang asal sebut, tapi punya dasar pengetahuan.

Untuk lebih lanjut, ada baiknya sering menghadiri cupping class di coffee shop daerah anda, atau rutin gathering bersama coffee enthusiast untuk sharing tentang kopi.

Source: 1, 2.

Leave a Reply