PERBEDAAN MANUAL BREW DAN ESPRESSO

 

Bagi beberapa orang, secangkir kecil espresso merupakan cara menikmati kopi yang sebenarnya, sementara bagi yang lain menikmati waktu penyeduhan kopi secara perlahan dengan metode manual brewing adalah hal yang menyenangkan. Lalu apa sebenarnya perbedaan antara espresso dan manual brew? Yuk simak pembahasannya!

Espresso adalah hasil seduhan kopi yang dihasilkan dengan mengekstraksi biji kopi yang sudah digiling dengan menyemburkan air panas di bawah tekanan tinggi dan kecepatan tertentu. Diperlukan mesin khusus untuk membuat sajian espresso. Sedangkan manual brewing merupakan salah satu cara menyajikan kopi yang diseduh dengan cara manual, tanpa menggunakan mesin espresso, akan tetapi memerlukan alat penyaring khusus. Ada beragam teknik penyeduhan kopi dalam metode manual brewing seperti pour over, french press, dsb.

Apa Saja Perbedaan Manual Brew Dengan Espresso?

  • Metode Seduh

Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, bahwa diperlukan mesin khusus untuk membuat sajian espresso. Sedangkan manual brewing diseduh dengan cara manual, tanpa menggunakan mesin espresso, akan tetapi memerlukan alat penyaring khusus

  • Level Roasting

Espresso biasanya menggunakan biji kopi dengan level roasting sangat gelap (dark roast), hal ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitasnya dalam menahan tekanan tinggi ketika diseduh. Dark roast juga menghasilkan rasa kopi yang full body dengan keasaman rendah, dan sangat cocok untuk diminum dengan campuran susu, seperti latte atau cappuccino.

Sedangkan manual brew, biasanya menggunakan biji kopi dengan level roasting yang lebih terang (medium) dengan tujuan untuk menghasilkan rasa kopi yang lebih ringan dan rasa buah.

  • Grind Size

Ukuran gilingan kopi yang digunakan oleh espresso adalah “fine” (halus) seukuran antara tepung terigu. Dan untuk manual brew, grind size yang digunakan biasanya lebih kasar. Disesuaikan juga dengan metode / alat seduh apa yang akan digunakan.

  • Kandungan Caffeine

Espressso memang lebih pahit dari manual brew. Tapi bukan berarti kandungan kafein espresso lebih tinggi dibandingkan kopi seduhan manua brewing. Jumlah banyaknya kafein bisa terlihat dari seberapa banyak kopi yang digunakan.

Sederhananya coba bandingkan berapa banyak kopi yang digunakan untuk membuat one shot espresso? Berapa banyak kopi yang digunakan untuk menyeduh kopi melalui metode manual brew? Tentu espresso menggunakan kopi lebih sedikit dan secara otomatis juga lebih sedikit kandungan kafeinnya.

Jadi, Pilih Espresso Atau Manual Brew?

Bukan mana yang lebih enak, atau lebih terasa kopinya. Beberapa pecinta kopi bersikeras bahwa espresso adalah bentuk kopi yang paling sejati, sementara yang lain lebih menyukai manual brewing yang ringan dan kaya rasa. Pada akhirnya, semua kembali ke selera Anda, kopi seperti apa yang ingin Anda nikmati, serta keterampilan barista dan kualitas biji kopinya.

Lengkapi kebutuhan kopi berkualitas hanya di Coffeeland Indonesia. Kami menyadiakan Kopi Arabika asli Indonesia. Teredia dalam kemasa250 gr dan 1 Kg. Untuk informasi lebih lanjut dan pembelian produk silahkan hubungi Tim Marketing kami melaluinomor What’s App 087825958155 atau melaui E-commerce kami.

 

 

 

 

 

Source: luden.id

Featured Image: unsplash.com