KEJUARAAN KOPI YANG PALING BERGENGSI DI DUNIA

 

Kopi sudah mengalami perubahan, bukan hanya sekedar “minuman” saja tapi juga sudah berubah menjadi sebuah gengsi, termasuk dalam hal membuat kopi.

Saat ini ada banyak sekali event kompetisi kopi yang cukup dikenal diberbagai negara, dan pada kesempatan kali ini kami ingin membahas 7 kejuaraan kopi yang paling bergengsi di dunia. Bergengsi bukan hanya karena scope-nya yang sudah melingkupi tingkat dunia, tapi karena di ajang inilah para barista bisa menguji kemampuan mereka dalam meracik kopi.

WORLD LATTE ART CHAMPIONSHIP

Kejuaraan dunia membuat latte art ini menantang skill artistik barista untuk mendesain seni latte sesuai yang diminta dengan sebenar-benarnya. Untuk babak penyisihan, para barista harus membuat latte art yang kreatif dalam ruang bernama Art Bar. Selanjutnya tantangan kemudian berpindah ke WLAC stage dimana mereka harus membuat lagi dua free-pour latte yang harus sama identik dan dua latte (sesuai desain masing-masing) yang juga harus sama persis. Skor dari kedua Art Bar dan stage kemudian digabungkan untuk dipilih 6 besar yang akan melaju ke babak final.

Nah di babak final, Top 6 barista ini kemudian ditantang lagi untuk membuat 3 pasang minuman yang masing-masing harus betul-betul sama dan identik, yaitu sepasang free-pour macchiato, sepasang free-pour latte dan sepasang latte menurut desain masing-masing. Barista yang mendapat skor paling tinggi akan menjadi pemenang World Latte Art Championship.

Dalam kompetisi ini, para finalis dinilai berdasarkan beberapa syarat penting seperti atribut visual, kreativitas, keidentikan pola dari masing-masing pasang minuman yang mereka sajikan, kekontrasan seni latte dan penampilan secara keseluruhan.

WORLD BREWERS CUP

World Brewers Cup adalah kompetisi untuk para barista yang mengkhususkan diri dalam manual brew. Karenanya kompetisi ini pun menantang kemampuan crafting barista, termasuk pemahaman mereka, tentang kopi manual brew yang mereka sajikan dengan menjelaskannya di hadapan panel juri. Dalam kompetisi ini, para barista harus menyiapkan 3 menu kopi berbeda di hadapan panel juri tersebut.

Kompetisi ini terdiri dari dua bagian. Di bagian pertama, para peserta harus menyelesaikan dua “quests” yaitu wajib dan dan terbuka. Dalam quest wajib, para peserta harus membuat tiga sajian kopi dengan menggunakan semua biji kopi yang disediakan kepada mereka. Sedangkan di quest terbuka, para peserta membuat kopi dengan menggunakan biji yang mereka pilih sendiri (biasanya juga merupakan andalan masing-masing), tapi mereka harus menyertainya dengan memberi presentasi tentang itu di hadapan panel juri. Enam peserta yang mendapat skor tertinggi lalu akan melaju ke babak final.

Di babak final, para finalis harus menyajikan kopi lagi, kali ini ekslusif dengan metode terbuka. Di babak terakhir ini pula para finalis harus benar-benar menguasai presentasi tentang kopi manual brew yang mereka sajikan. Karena performa dan kecakapan para barista selama menyajikannya termasuk penilaian penting yang diuji. Satu barista yang mendapatkan skor tertinggi di babak final akan menjadi pemenang World Brewers Cup.

WORLD CUP TASTERS CHAMPIONSHIP

World Cup Tasters Championship adalah kejuaraan yang menguji para cupper kopi professional untuk memperlihatkan kecepatan, kemampuan dan ketajaman mereka dalam membedakan perbedaan rasa-rasa dalam kopi specialty.

Seperti yang sudah diketahui, kopi-kopi di seluruh dunia tentu memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain. Nah di kompetisi ini, para cuppers kemudian berlomba untuk membedakan masing-masing kopi. Tiga cangkir kopi akan ditempatkan di sebuah segitiga dengan susunan: 2 cangkir kopi yang sama identik dan satu kopi dengan rasa berbeda. Dengan menggunakan kemampuan penciuman bau, rasa, perhatian dan pengalamannya, para cuppers ini kemudian harus mengidentifikasi cangkir yang berbeda dalam segitiga tadi secepat yang mereka bisa. Sebanyak 8 segitiga ditempatkan untuk masing-masing putaran.

Delapan besar cuppers dengan jawaban paling benar dan paling cepat akan melaju ke babak semi final. Dari babak semifinal akan dipilih lagi 4 besar yang akan berkompetisi di babak final untuk kemudian merebut gelar juara World Cup Tasters.

WORLD COFFEE ROASTING CHAMPIONSHIP

Kejuaraan World Coffee Roasting ini digelar pertama kali pada tahun 2013 di Nice, Perancis. Kompetisi ini memiliki 3 stage event dimana masing-masing competitors akan dinilai berdasarkan kinerja mereka dalam mengevaluasi kualitas green bean atau coffee grading dan menciptakan roasting profile yang bisa mengeluarkan semua karakter terbaik dari biji kopi—bukan hanya sampai proses roasting itu berakhir, tapi juga sampai disajikan dalam bentuk secangkir kopi nikmat.

WORLD AEROPRESS CHAMPIONSHIP

Tujuan dari kompetisi ini cukup sederhana, yaitu meracik kopi senikmat mungkin dengan menggunakan Aerobie Aeropress. Namun di sinilah kecakapan dari masing-masing barista benar-benar diuji, karena mereka harus membuat ‘resep’ yang bisa menarik perhatian panel juri dengan menggunakan hanya satu metode Aeropress. Lalu dianugerahi Juara World Aeropress Championship.

WORLD BARISTA CHAMPIONSHIP

World Barista Championship bisa dikatakan sebagai pamungkas dari semua kejuaraan kopi yang ada di seluruh dunia. Karena di event inilah seorang barista harus berkompetisi dengan barista lain yang berasal dari 50 negara berbeda dan bersaing dengan sangat ketat untuk memerebutkan gelar “barista terbaik di dunia”.

Dalam kompetisi ini, setiap partisipan harus menyiapkan masing-masing: 4 espresso, 4 cappuccino dan 4 original signature drink dalam waktu 15 menit. Uniknya, meskipun formatnya kompetisi, tapi dalam penampilan setiap barista akan “diiringi” back-sound musik popular yang easy going sehingga membuat event itu tidak terlihat kaku.

Panel juri yang sudah memiliki sertifikat WCE (World Coffee Events) dan berasal dari berbagai negara berbeda pun kemudian akan menilai penampilan dari masing-masing barista. Berbagai pertimbangan yang dinilai diantaranya seperti rasa (taste) kopi yang disajikan, kebersihan, kreatifitas, skill tekhnis dan presentasi keseluruhan barista. Semua kompetitor lalu disaring menjadi hanya Top 12 untuk melaju ke babak semifinal. Di babak semifinal, para barista finalis ini kemudian akan diseleksi lagi menjadi Top 6 dimana salah satunya yang meraih skor paling tinggi akan menjadi Juara World Barista Championship.

Saat ini, kopi tak hanya menarik untuk dinikmat, tapi juga menarik untuk dilombakan.

Untuk pembelian produk kopi berkualitas, Coffeeland Indonesia menyadiakan Kopi Arabika asli Indonesia,  Arabika Aceh Gayo SpecialtyArabika Papua Wamena Specialty, Arabika Bali Kintamani SpecialtyArabika Flores Specialty, Arabika Java SpecialtyArabika Malabar Specialty, Arabika Sumatera Mandheling,dan Arabika Toraja Specialty. Kemasan mulai 120 gr, 250 gr dan 1 Kg. Untuk informasi lebih lanjut dan pembelian produk silahkan hubungi Tim Marketing kami melaluinomor What’s App 087825958155 atau melaui E-commerce kami.

 

 

Source: ottencoffee.co.id